Kubu pengusung calon bupati Muhammad Fawait dan calon wakil bupati Djoko Susanto siap berkampanye di kampus dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
KUMPULAN BERITA Pilkada Jember 2024
Mantan Wakil Bupati Abdul Muqit Arief berharap dua pasangan calon bupati dan wakil bupati berani menolak pembukaan tambang emas di Kecamatan Silo maupun kawasan lainnya, di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Para sopir yang tergabung dalam Paguyuban Insan Transportasi (Pintar) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman dalam pemilihan kepala daerah kali ini, Rabu (11/9/2024).
Hendy Siswanto Center, tim sukses pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. menilai kampus cocok untuk menguji gagasan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, menindaklanjuti pelanggaran aturan berupa pemasangan banner bergambar calon bupati Muhammad Fawait oleh Nasikhudin alias Mas Asik, Kepala Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang.
Universitas Jember membuka pintu bagi calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk berkampanye di dalam kampus tersebut. Namun rektorat Unej masih menanti detail teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Buku digital setebal 41 halaman ini menyebar secara berantai melalui WhatsApp. Selain capaian indikator kinerja makro, buku itu memuat capaian di bidang sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, keagamaan, dan penilaian integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pengurus kelompok relawan pendukung Prabowo Subianto yang tergabung dalam GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu) bertemu Bupati Hendy Siswanto, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (7/9/2024) malam.
Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Jember, Jawa Timur di semua tingkatan dilarang menjadi tim sukses dalam pemilihan kepala daerah serentak. Mereka juga dilarang berkampanye dengan menggunakan fasilitas dan atribut organisasi tersebut.
Forum Advokat Muda Progresif Jember (FAMPJ) menolak kriminalisasi hak berdemokrasi warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka mendesak seluruh aparat untuk bersikap netral dan menegakkan hukum atas nama kebenaran dan keadilan tanpa memihak pada kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan.









