Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menyebarkan buku saku digital Capaian Kabupaten Jember 2021-2023 yang berformat PDF kepada masyarakat. Ia ingin dinilai dan dikritik secara adil berdasarkan hasil kinerja memimpin Jember bersama Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Buku digital setebal 41 halaman ini menyebar secara berantai melalui WhatsApp. Selain capaian indikator kinerja makro, buku itu memuat capaian di bidang sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, keagamaan, dan penilaian integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
Buku itu memberikan porsi sedikit lebih banyak soal kemiskinan berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Di situ disebutkan persentase penduduk miskin di Jember berkurang dari 9,51 persen pada Maret 2023 menjadi 9,01 persen pada Maret 2024.
“Buku saku ini bagian pertanggungjawaban saya sebagai bupati bersama Gus Firjaun sejak dilantik pada 26 Februari 2021 sampai pertengahan 2024. Jadi buku saku ini saya buat hingga akhir 2023 dan sebagian capain pada 2024,” kata Hendy, Minggu (8/9/2024).
Melalui buku saku itu, Hendy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember sibuk menangani pandemi Covid-19 selama satu tahun awal masa pemerintahan. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk pekerjaan fisik. Kami hanya mengantisipasi penyebaran Covid,” katanya.
Situasi ini diperparah dengan warisan kondisi birokrasi yang, menurut Hendy, kurang sesuai dengan tata kelola pemerintahan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menerbitkan penilaian disclaimer untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Jember Tahun Anggaran 2020.
“Ini jadi problem besar buat kami untuk mengelola pemerintahan. Bagaimana kami mengelola pemerintahan dengan benar kalau tata kelola pemerintahannya tidak tepat dan (tata kelola) birokrasi salah,” kata Hendy.
Jadi selain mulai membangun. Hendy-Firjaun harus memperbaiki persoalan tata kelola birokrasi dan pemerintahan terlebih dulu. Infrastruktur jalan menjadi perhatian utama pada masa awal pemerintahan, karena kondisinya memprihatinkan.
Jika pada rentang waktu 2016-2020 hanya ada 680,01 kilometer peningkatan jalan kabupaten dan 265,61 kilometer peningkatan jalan desa, maka pada rentang 2021-2023 kondisi jalan kabupaten ditingkatkan menjadi 2.264 kilometer dan jalan desa ditingkatkan menjadi 680 kilometer.
Hendy mengakui capaian kinerjanya memimpin Jember pada 2021-2023 belum maksimal. “Janji politik kami seluruhnya sudah kami kerjakan. Tapi volumenya belum maksimal, karena terkendala rentang waktu, biaya, dan kondisi APBD yang sangat terbatas,” katanya.
Namun apapun hasilnya, Hendy ingin masyarakat tahu capaian selama ini. “Buku saku ini saya sebar ke masyarakat. Semua orang yang punya KTP Jember wajib tahu itu. Ini bentuk pertanggungjawaban kami secara moral dan materiil. Kami sampaikan kepada masyarakat agar ada koreksi dan keberlanjutan ke depan,” katanya.
Hendy menyebut buku saku digital yang disebarkan ke publik itu sebagai wujud transparansi. “Konsep saya selama 3,5 tahun memimpin Jember adalah keterbukaan, sinergi, dan kolaborasi. Kita bisa bersinergi dan berkolaborasi kalau terbuka. Kita bisa melakukan akselerasi kalau kita terbuka,” katanya.
Hendy mempersilakan siapapun mengkaji isi buku saku digital tersebut. “Masyarakat bisa menilai kami, kira-kira ke depan harus bagaimana, dan kira-kira apakah masih layak untuk memimpin Jember, menjadi pembantu masyarakat Jember, dan apakah masih layak saya dikatakan melayani masyarakat Jember,” katanya.
Bersama Firjaun, Hendy memegang prinsip bupati dan wakil bupati sebagai pelayan masyarakat. “The servant. Sebagai pelayan masyarakat, kami harus lapor ke juragan saya, yakni rakyat Jember. Saya digaji dengan uang rakyat, tentu saya harus lapor ke rakyat,” katanya.
Hendy berharap siapapun yang ingin menjadi pemimpin di Jember memaparkan kinerja dan pengalaman di bidang yang ditekuni selama ini. “Tunjukkan kinerja dan pengalaman yang dimiliki. Silakan ditunjukkan dan tawarkan kepada masyarakat. Itu akan jadi penilaian yang sehat dan menjadikan kita lebih dewasa dalam berdemokrasi, khususnya di Jember,” katanya. [wir]






