Bus yang ditumpangi tim Persatuan Sepak Bola Indonesia Sidoarjo (Persida) menjadi sasaran lemparan batu, dalam perjalanan kembali ke penginapan Hotel Kebonagung, usai pertandingan melawan tuan rumah Persid di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (19/1/2026).
KUMPULAN BERITA persid jember
Kandang Persid, Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, kembali menjadi tuan rumah kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Kali ini Grup KK Babak 16 Besar pada 19-23 Januari 2026.
Setelah dua kali menjadi tuan rumah fase grup dan 32 Besar, Persid Kabupaten Jember kembali menjadi tuan rumah Babak 16 Besar kompetisi sepak bola Liga 4 Jawa Timur.
Klub sepak bola Kabupaten Jember, Persid, lolos ke Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur setelah menduduki posisi runner-up Grup DD di bawah Inter Putra Kediri.
Tuan rumah Persid gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat bertanding melawan Persekap Pasuruan, dalam lanjutan Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur Grup DD, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Rabu (7/1/2026).
Tim tuan rumah Persid membuka pertandingan perdana Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur dengan kemenangan, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Senin (5/1/2026).
Klub asal Kabupaten Jember, Persid, terus memperbaiki sejumlah kelemahan, terutama lini belakang, menjelang pelaksanaan Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur, 5-9 Januari 2026.
Stadion Jember Sport Garden di Kabupaten Jember kembali menjadi tuan rumah Grup DD, kompetisi Liga 4 Jawa Timur untuk Babak 32 Besar. Status tuan rumah ini membuat Persid Jember semakin percaya diri melaju ke putaran selanjutnya.
Persid mengakhiri putaran pertama kompetisi sepak bola Liga 4 Jawa Timur di Grup H dengan kesempurnaan. Mereka menggilas Banyuwangi Putra 5-0 di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Senin (15/12/2025).
Pertandingan Persebo Muda Bondowoso melawan Baruna Nusantara, dalam lanjutan kompetisi sepak bola Liga 4 Zona Jawa Timur Grup H di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Senin (15/12/2025), akan menjadi pertandingan ‘hidup-mati’.








