Jember (beritajatim.com) – Kandang Persid, Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, kembali menjadi tuan rumah kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Kali ini Grup KK Babak 16 Besar pada 19-23 Januari 2026.
Kali ini Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Ardi Pujo Prabowo Maju berharap warga Jember mau memenuhi stadion berkapasitas 20 ribu orang penonton tersebut. “Berikan dukungan langsung untuk Persid,” katanya, Selasa (13/1/2026).
Saat menjadi tuan rumah Grup H di fase penyisihan dan Grup DD di Babak 32 Besar, Stadion JSG terlihat kosong melompong. Bahkan tribun selatan yang biasanya dipenuhi suporter dari kelompok South Sector juga sepi. Namun tak ada catatan resmi soal jumlah penonton ini.
“Kami beberapa waktu lalu setelah pertandingan mengadakan adakan rapat mendadak. Kami akan memberikan masukkan kepada pemerintah daerah untuk turut membantu penjualan tiket penonton,” kata Ardi.
Politisi Gerindra itu juga berharap suporter ikut berpartispasi menjualkan tiket. “Nanti kami akan sharing,” katanya.
Ardi yakin pada Babak 16 Besar, animo warga Jember akan meningkat. “Setiap pertandingan jumlah penontonnya semakin bertambah,” katanya.
Tergabung dalam Grup KK, Persid boleh dibilang berada di grup neraka. Kendati bertanding di Stadion Jember Sport Garden, perjuangan Persid bakal tak mudah menghadapi Persida Sidoarjo, Mojokerto Putra, dan Perseba Bangkalan.
Disebut grup neraka, karena empat tim yang bertarung sama-sama berstatus juara grup di fase penyisihan. Mereka tampil dahsyat di fase penyisihan dan Babak 32 Besar.
Persida adalah juara Grup O fase penyisihan dan juara Grup GG Babak 32 Besar. Mojokerto Putra menjuarai Grup N di fase penyisihan dan runner up Grup HH Babak 32 Besar.
Perseba Bangkalan juga menjuarai Grup E di fase penyisihan dan menjuarai Grup CC Babak 32 Besar. Sementara Persid juara Grup H fase penyisihan dan runner up Grup DD Babak 32 Besar. [wir]






