Heroik. Itulah gambaran pertandingan antara Persid Jember melawan tuan rumah Persenga, di Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk, dalam Babak Delapan Besar lanjutan kompetisi sepak bola Liga 4 Jawa Timur Grup NN, Rabu (4/2/2026).
KUMPULAN BERITA Persatuan Sepak Bola Indonesia Djember
Persid Jember tampil gemilang dalam pertandingan perdana kompetisi sepak bola Babak Delapan Besar Liga 4 Jawa Timur, Senin (2/2/2026). Mereka menggunduli Triple’s Kediri 4-0 (1-0) di Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk.
Persid Jember bukanlah tim unggulan di Grup NN Babak Delapan Besar Lga 4 Jatim. Tuan rumah Persenga Nganjuk dan Persepam Pamekasan adalah tum terkuat di grup tersebut.
Tuan rumah Persid bermain imbang 0-0 melawan Perseba Bangkalan, dalam pertandingan terakhir Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jumat (23/1/2026).
Panitia Disiplin Liga 4 PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi dua laga kandang tanpa penonton dan denda Rp 20 juta kepada Persid, menyusul penyerangan terhadap bus yang ditumpangi Persida Sidoarjo usai pertandingan di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Senin (19/1/2026).
Tuan rumah Persid akan meningkatkan pengamanan bagi tim tamu yang bermain di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, dalam lanjutan Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur.
Bus yang ditumpangi tim Persatuan Sepak Bola Indonesia Sidoarjo (Persida) menjadi sasaran lemparan batu, dalam perjalanan kembali ke penginapan Hotel Kebonagung, usai pertandingan melawan tuan rumah Persid di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (19/1/2026).
Kandang Persid, Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, kembali menjadi tuan rumah kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Kali ini Grup KK Babak 16 Besar pada 19-23 Januari 2026.
Setelah dua kali menjadi tuan rumah fase grup dan 32 Besar, Persid Kabupaten Jember kembali menjadi tuan rumah Babak 16 Besar kompetisi sepak bola Liga 4 Jawa Timur.
Klub sepak bola Kabupaten Jember, Persid, lolos ke Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur setelah menduduki posisi runner-up Grup DD di bawah Inter Putra Kediri.









