Jember (beritajatim.com) – Tuan rumah Persid bermain imbang 0-0 melawan Perseba Bangkalan, dalam pertandingan terakhir Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jumat (23/1/2026).
Hasil ini membuat Persid lolos ke Babak Delapan Besar sebagai pemuncak klasemen akhir Grup KK dengan nilai 7, sekaligus menahbiskan diri sebagai klub yang tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Tercatat Persid memetik 6 kemenangan dan 3 hasil imbang.
Kendati lolos ke Babak Delapan Besar, pelatih Persid Agus Yuwono punya catatan kelemahan setiap lini. Ia menunggu lampu hijau untuk menambah pemain. “Kita harus siapkan semua. Jangan asal-asalan,” katanya.
Sementara itu pelatih Perseba, Wimba Sutan Fanosa, kecewa dengan hasil yang diraih anak-anak asuhnya. Dengan hasil imbang ini, Perseba menduduki peringkat ketiga klasemen akhir Grup KK dengan mengantongi tiga angka, dan gagal lolos ke babak selanjutnya.
“Jember tidak terlalu istimewa. Tapi pemain saya tertekan harus mencetak gol. Anak-anak tidak mengikuti instruksi saya. Ini faktor pengalaman. Mayoritas pemain kami adalah pemain baru,” kata Wimba.
Mantan pemain Persebaya Surabaya ini sudah memoles lini depan Perseba semaksimal mungkin. Namun Wimba menilai faktor kedisiplinan berpengaruh. “Tadi dan kemarin ada hal-hal non teknis yang terjadi, seperti pemain yang telat, jersey ketinggalan, yang menurut saya berpengaruh terhadap kesiapan pertandingan,” katanya. [wir]
Hasil Pertandingan Persid di Liga 4
Babak Penyisihan Grup H
vs Baruna Nusantara 2-1
vs Persebo Muda 3-0
vs Banyuwangi Putra 5-0
Babak 32 Besar Grup DD
vs Arek Simo Putra 2-0
vs Persekap 0-0
vs Inter Pemuda Kediri 0-0
Babak 16 Besar Grup KK
vs Persida 2-1
vs Mojokerto Putra 1-0
vs Perseba 0-0






