Jawa Timur tengah menghadapi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Minimnya edukasi untuk peternak dinilai menjadi penyebab sulitnya pengendalian penyakit ini.
KUMPULAN BERITA penyakit mulut dan kuku
Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mendesak penutupan segera pasar hewan. Langkah ini dinilai perlu sesegera mungkin dilakukan untuk cegah PMK.
Harga sapi di Kota Marmer ini terjun bebas dan sejumlah pedagang memilih untuk menghentikan sementara transaksi jual beli.
Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko King, menegaskan pentingnya langkah kuratif dalam menangani wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.
PMK yang menjangkit hewan ternak seperti sapi dan kambing muncul lagi di Kabupaten Bondowoso. Pada triwulan IV 2024, terdapat lebih dari 150 kasus PMK.
Dinas Peternakan (Disperta) Kabupaten Mojokerto melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di Pasar Hewan Pandanarum, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Disperta Mojokerto lakukan pemeriksaan kesehatan hewan, penyemprotan disinfektan, dan edukasi untuk menekan kasus PMK di Pasar Hewan Pandanarum, Pacet.
Sebanyak 10 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Ngawi ditemukan kedaluwarsa pada Oktober 2024. Vaksin ini merupakan sisa dari bantuan pemerintah pusat
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih belum terkendali menyebabkan seluruh sapi milik warga Dusun Pencol, Ngawi habis total.
Wabah PMK menyerang 112 ternak di Gresik, dengan 97 sakit dan 5 mati. Dinas Peternakan fokus pada pencegahan melalui vaksinasi, pengawasan ketat, dan edukasi peternak.









