Setelah sempat pasrah dengan kemungkinan penutupan sementara pasar hewan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, paguyuban pedagang akhirnya bersyukur karena Bupati Hendy Siswanto menolak usulan penutupan dari parlemen.
KUMPULAN BERITA penyakit mulut dan kuku
Sejumlah pasar hewan di Kabnpaten Jember, Jawa Timur, sepi pengunjung dan pedagang. Penjualan merosot menyusul terjadinya wabah penyakit mulut dan kuku sejak November 2024.
Peternak sapi di Kabupaten Magetan menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya vaksinasi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Bupati Hendy Siswanto menolak usulan penutupan sementara pasar hewan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyusul peningkatan jumlah kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) sapi. Dia menilai kasus PMK saat ini tidak sebesar pandemi pada 2022.
Hingga akhir Januari 2025, 7 sapi di Bondowoso mati akibat PMK. Pemkab menerima 3.525 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk mengatasi wabah tersebut.
Sebanyak 547 sapi di Pamekasan terjangkit PMK, dengan 24 ekor mati mendadak. DKPP Pamekasan bergerak cepat dengan menerjunkan 6 dokter hewan untuk penanganan.
Kasus PMK di Lumajang meningkat dengan 983 sapi terjangkit. Pemerintah gencarkan vaksinasi dan edukasi peternak. Hingga Januari 2025, 766 sapi berhasil sembuh.
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menjadi perhatian serius di Jawa Timur. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi di Jawa Timur terus mengalami peningkatan signifikan. Data terbaru mencatat sebanyak 11.317 ekor sapi terjangkit
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan mencatat adanya tren penurunan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah tersebut selama bulan Januari.









