DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendukung pendekatan restorative justice terhadap sepuluh orang demonstran dalam kasus dugaan perusakan tenda saat aksi unjuk rasa, 30 Agustus 2025.
KUMPULAN BERITA penangkapan aktivis
Lima organisasi mahasiswa mendesak DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk memperjuangkan nasib delapan orang demonstran yang ditahan penegak hukum saat ini.
Air mata menetes di pipi Umiyati, ibunda Ali Firmansyah, demonstran yang saat ini ditahan aparat penegak hukum karena dituduh melakukan perusakan saat aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025.
Pengacara dari firma hukum Massa and Partners mengajukan penyelesaian hukum secara restorative justice untuk empat pria demonstran kepada Kejaksaan Negeri Jember, Jawa Timur, Jumat (10/10/2025).
Proses hukum lima orang demonstran yang ditangani Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, sudah dinyatakan P21 dan siap dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.
Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempertanyakan penangkapan sejumlah demonstran oleh Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, pasca aksi 30 Agustus 2025.
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya mengajukan penangguhan penahanan terhadap F, salah satu aktivis pengunjuk rasa, yang sedang ditahan Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, Senin (6/10/2025).
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia bersama lima lembaga advokasi hak asasi manusia memantau penangkapan sejumlah aktivis dan pengunjuk rasa di 22 kabupaten dan kota di 14 belas provinsi.







