Banyuwangi (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Banyuwangi melaporkan adanya 12 pasien sembuh dari covid 19. Enam di antaranya adalah santri di…
KUMPULAN BERITA Klaster Pondok Pesantren
Banyuwangi (beritajatim.com) – Ketua Rumpun Tracing Satgas Jatim, dr Kohar mengatakan dalam penanganan Covid 19 intinya adalah menekan laju penyebaran…
Banyuwangi (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pariwansa melihat langsung penanganan covid 19 klaster Pondok Pesantren Darussam, Blokagung Kecamatan…
Untuk kebutuhan tersebut, Kadir mengatakan, BPBD belanja logistik dalam jumlah besar. Contohnya, untuk satu kali menu makan siang dibutuhkan telor ayam 645 kg, terong 650 kg, tempe 40 lonjor, tomat 50 kg, cabe besar dan rawit 90 kg, terasi 10 kg.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Abdul Kadir mengaku kesal dengan perlakuan sejumlah oknum di media sosial terhadap para relawan.
Peningkatan jumlah kasus konfirmasi covid-19 di salah satu pondok pesantren di Banyuwangi mendapat perhatian khusus dari Kementrian Kesehatan. Kemenkes akan melakukan supervisi langsung terhadap penanganan covid-19 di tempat itu.





