Gus Yahya tegaskan statusnya sebagai Ketum PBNU sah sesuai mandat Muktamar Lampung. Tolak hasil pleno ilegal, ia serukan islah ikuti nasihat kiai sepuh.
KUMPULAN BERITA Gus Yahya
Forum sesepuh dan mustasyar NU di Ndalem Kasepuhan Tebuireng Jombang pada Sabtu (6/12/2025) menghasilkan empat butir kesimpulan
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Mohammad Nuh mengapresiasi terselenggaranya Silaturrahim Mustasyar yang berlangsung di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng
Usai menghadiri Silaturahmi PBNU sesi kedua di Pesantren Tebuireng, Jombang, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menyatakan dirinya terbuka untuk islah.
Pembahasan polemik PBNU yang dikemas dalam forum sesepuh dan mustasyar NU (Nahdlatul Ulama) di Tebuireng Jombang memakan waktu sekitar tujuh jam
Salah satu Rais Syuriyah PBNU, Prof Mohammad Nuh, menegaskan bahwa rapat pleno 9 Desember 2025 tetap digelar. Agendanya adalah menetapkan Pj (Penjabat) Ketua Umum
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya datang hadir bersama rombongan hadir di pesantren Tebuireng Jombang untuk menghadiri silaturahmi terkait polemik PBNU.
Sejumlah kiai sepuh mulai berdatangan di dalem kasepuhan pondok pesantren Tebuireng Jombang, Sabtu (6/12/2025)
PBNU bantah tuduhan Gus Yahya simpatisan Zionis. Dokumen analisis ungkap Gus Yahya tegas tolak normalisasi Indonesia-Israel di depan PM Netanyahu 2018.
Ketum PBNU Gus Yahya menolak hasil Rapat Harian Syuriah yang memintanya mundur. Ia menegaskan jabatannya adalah mandat mutlak Muktamar yang harus dituntaskan







