Ringkasan Berita:
- Pemkab Pamekasan menargetkan pengisian 121 jabatan kepala sekolah definitif rampung bulan depan.
- Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola pendidikan menjelang tahun ajaran baru.
- Saat ini terdapat 117 SD dan 4 SMP yang masih dipimpin kepala sekolah berstatus Plt.
- Bupati KH Kholilurrahman berharap kepemimpinan definitif meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mempercepat penataan sektor pendidikan dengan menargetkan seluruh jabatan kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) segera diisi pejabat definitif. Langkah tersebut diprioritaskan agar tata kelola satuan pendidikan semakin optimal menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, menegaskan proses administrasi pengisian jabatan kepala sekolah ditargetkan rampung paling lambat bulan depan. Menurutnya, percepatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kelembagaan pendidikan di Kabupaten Pamekasan.
“Proses administrasi pengisian posisi kepala sekolah ini harus segera diselesaikan dengan cepat, target kami maksimal bulan depan semuanya sudah berstatus definitif,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Selasa (30/6/2026).
Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu menilai keberadaan kepala sekolah definitif sangat penting untuk memberikan kepastian dalam pengelolaan sekolah sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pendidikan.
Menurutnya, kepemimpinan yang definitif akan mempermudah pengambilan keputusan, memperkuat manajemen sekolah, serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan kepada peserta didik.
“Kepemimpinan definitif nanti kita harapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah di bidang pendidikan,” ungkapnya.
Selain mempercepat proses administrasi, Pemkab Pamekasan juga berharap pengisian jabatan kepala sekolah berlangsung lancar tanpa memunculkan polemik yang dapat menghambat agenda pembenahan sektor pendidikan.
“Selain itu, kami juga berharap proses pengisian jabatan tersebut dapat berlangsung lancar tanpa menimbulkan polemik yang berpotensi menghambat agenda penataan pendidikan di Kabupaten Pamekasan. Dengan terpenuhinya kebutuhan kepala sekolah definitif, kami optimistis pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru dapat berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, saat ini terdapat 121 sekolah negeri yang masih dipimpin kepala sekolah berstatus Plt. Jumlah tersebut terdiri atas 117 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kondisi tersebut menunjukkan masih banyaknya posisi kepala sekolah definitif yang belum terisi. Untuk menjaga kelangsungan tata kelola dan pelayanan pendidikan, pemerintah daerah sementara menunjuk pejabat berstatus Plt hingga proses pengangkatan kepala sekolah definitif selesai.
Pemkab Pamekasan menilai percepatan pengisian jabatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung akselerasi peningkatan mutu pendidikan. Dengan seluruh posisi kepala sekolah terisi secara definitif, pemerintah berharap pengelolaan sekolah, pelaksanaan program pendidikan, serta kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. [pin/beq]






