Tiga jenis bencana alam berbeda berpotensi terjadi di kabupaten Pamekasan, khususnya memasuki musim penghujan tahun ini. Semua di Pamekasan.
KUMPULAN BERITA BPBD Pamekasan
BPBD Pamekasan, memetakan titik lokasi potensi bencana alam di wilayah setempat, khususnya memasuki musim penghujan tahun ini.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melakukan aksi sosial bertajuk ‘Gerakan Bersih Sungai’ guna mengantisipasi bencana banjir di wilayah setempat, Minggu (21/1/2024) lalu.
Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali merusak sejumlah rumah di Pamekasan, kali ini tersebar di tiga kecamatan berbeda di wilayah setempat, Minggu (21/1/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin mengunjungi korban cuaca ekstrem dan menyalurkan bantuan paket sembako di Desa Panaan dan Potoan Laok, Palengaan.
Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin mengimbau sekaligus masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan guna mengantisipasi berbagai jenis bencana alam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, mendirikan Pos Terpadu Darurat Bencana Hidrometeorologi guna mengantisipasi sekaligus pencegahan terhadap berbagai potensi bencana alam di wilayah setempat.
Sedikitnya terdapat 51 rumah milik warga di Desa Panaan dan Desa Potoan Laok, kecamatan Palengaan, Pamekasan, rusak akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah setempat, Selasa (16/1/2024) kemarin.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pamekasan, merusak sejumlah rumah, serta merobohkan beberapa pohon dan menutup akses jalan raya, Selasa (16/1/2024).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, melakukan reboisasi di area Embung Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Minggu (14/1/2024).









