Pemilihan umum calon anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi bukti sulitnya merebut suara pemilih. Ada tujuh partai politik yang tak hanya gagal mendapat kursi parlemen, namun juga gagal memperoleh 10 ribu dukungan di tempat pemungutan suara.
KUMPULAN BERITA pemilu 2024
Alfian Andri Wijaya, calon legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Umum 2024, yang menjadikannya anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk periode ketiga.
Saksi Paslon 01 Anies-Muhaimin Jatim menolak dan tidak bersedia untuk menandatangani hasil penghitungan perolehan suara PPWP Pemilu 2024 KPU Jatim.
14 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Tuban terbukti melakukan pelanggaran. Tiga di antaranya resmi dipecat oleh KPU Tuban.
Wajah baru menguasai separuh dari 50 kursi DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, berdasarkan hasil Pemilihan Umum 2024. Mereka berasal dari delapan partai politik.
Partai Golongan Karya (Golkar) melesat merebut enam kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam Pemilihan Umum 2024. Sebelumnya dalam Pemilu 2019, partai berlambang pohon beringin ini hanya memiliki dua wakil di Jalan Kalimantan 86.
Dituding sebagai kelompok berideologi Wahabi atau radikal, Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Jember, Jawa Timur, justru berhasil meraih sukses dalam empat kali pemilihan umum sejak 2009. Apa rahasianya?
Partai Keadilan Sejahtera menjadi partai yang paling stabil di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur. Setelah memperoleh lima kursi pada Pemilu 2009, berturut-turut PKS memperoleh enam kursi pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024.
Partai Amanat Nasional (PAN) terpuruk dalam Pemilihan Umum 2024. Selain hanya menyisakan satu kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, partai yang lahir dari rahim Reformasi 1998 ini juga dikepung kontroversi sepanjang masa rekapitulasi suara.
Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) dari Dapil Jatim hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, telah menunjukkan titik terang.









