Surabaya (beritajatim.com) – Kasus tabrak lari yang terjadi pada Minggu, 23 Juni 2024 di kawasan Jalan Embong Malang, Surabaya, Jawa Timur, telah menarik perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Walikota Surabaya, Eri Cahyadi. Dalam postingan di akun pribadinya, Eri Cahyadi meminta seluruh pihak, termasuk aparat kepolisian, untuk mengawal kasus ini serta mencari pelaku tabrak lari tersebut.
Menanggapi instruksi tersebut, Satlantas Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah TKP dan mencari informasi terkait kejadian tersebut. Korban, seorang lansia bernama Logianto Hari berusia 71 tahun, saat ini sedang dirawat di ICU Rumah Sakit Husada Utama Undaan Surabaya karena mengalami luka serius, termasuk patah lima ruas tulang rusuk serta patah di bagian kepala yang mengakibatkan pendarahan.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk mengungkap kasus tersebut. Namun, sayangnya CCTV di kawasan tersebut sedang dalam kondisi tidak baik, sehingga pihaknya kesulitan mengidentifikasi pelaku tabrak lari yang viral di media sosial tersebut.
Sementara itu, Janice, cucu korban, menyayangkan bahwa Surabaya, yang dikenal sebagai kota smart city, mengalami kendala pada CCTV-nya. Hal ini mengakibatkan pihak kepolisian kesulitan dalam menangkap pelaku tabrak lari yang menyebabkan kakeknya mengalami luka parah hingga dirawat di ICU.
Lebih lanjut, polisi berharap kepada masyarakat untuk bekerja sama apabila mengetahui atau mendapatkan informasi terkait pelaku tabrak lari yang melibatkan lansia berusia 71 tahun di kawasan Jalan Embong Malang, Surabaya tersebut. [but[






