Surabaya (beritajatim.com) – Juventus dengan susah payah bisa mengamankan poin penuh saat berjumpa klub papan bawah, Spezia. Laga lanjutan Serie A yang digelar pada Senin (7/03) dini hari memaksa Juve harus puas dengan satu gol saja.
Juve sebenarnya sudah memegang kendali permainan mulai dari awal laga. Namun, tak banyak yang bisa diperbuat sebab Spezia cukup disiplin guna mengorganisir permainan. Di 10 menit pertama, pertandingan terasa begitu alot dengan tempo yang lambat.
Juve baru bisa mengancam lebih dulu di menit ke-17. Memperoleh umpan Juan Cuadrado, Arthur Melo coba melepas tembakan keras dari samping kotak penalti namun masih bisa dihalau pemain bertahan dari Spezia.
Juve baru bisa mencetak gol di menit ke-21. Alvaro Morata berhasil menerima umpan Manuel Locatelli dengan baik. Morata lalu memperdaya kiper Spezia, Ivan Provedel.
Juve kembali mengambil alih permainan. Anak asuh Allegri menebar ancaman di menit ke-32. Tapi kali ini Provedel begitu sigap mengamankan gawang dari tembakan keras Cuadrado dari luar kotak dua belas pass. Skor 1-0 pun bertahan hingga babak pertama berakhir
Selepas dari jeda turun minum, Spezia kian memperkuat diri saat bertahan. Namun bukan berarti Spezia tak menyerang. Buktinya, di menit ke-51, Emmanuel Gyasi coba arahkan bola ke sudut bawah gawang Juve dengan sundulan. Namun peluang ini masih bisa diantisipasi Wojciech Szczesny.
10 menit babak kedua, giliran Juve kembali memegang kontrol permainan agar Spezia tidak melakukan serangan lagi. Berbagai upaya sudah dilakukan Si Nyonya Tua guna menambah pundi gol meski selalu gagal berakhir tepat di gawang.
Pertahanan Spezia sebenarnya tidak seketat sebelum gol Morata tercipta. Mereka harus mengejar ketertinggalan, membuat lini pertahanannya jadi cukup terbuka. Namun umpan terakhir dari pemain Bianconeri masih sulit dimanfaatkan untuk berbuah gol.
Di masa injury time, nyaris saja ada gol tambahan. Juan Cuadrado di sisi kanan kotak penalti Spezia melepas umpan silang. Morata berusaha menjangkau agar bola berbelok ke arah gawang kosong, namun masih gagal!
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap tanpa ada perubahan. Juventus jadi pemenang di kandang sendiri. Publik Turin bersorak gembira dengan tambahan tiga poin berharga.
Namun, kemenangan ini tak membuat Juve beranjak dari posisi empat dengan torehan 53 angka dari 28 laga. Sementara Spezia masih tertahan di dasar klaseman tepatnya peringkat 16 dengan koleksi 26 poin dari 28 laga. (dan/ian)






