Surabaya (beritajatim.com) – Event tahunan Surabaya Vaganza dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 dipastikan tampil berbeda pada 2026 dengan mengusung konsep light parade atau parade lampu yang lebih spektakuler.
Agenda yang digelar pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, ini diproyeksikan menjadi salah satu magnet utama pariwisata kota sekaligus motor penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Surabaya, sektor perhotelan, dan industri perjalanan wisata.
Plt Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menjelaskan bahwa konsep parade tahun ini menghadirkan nuansa lebih modern dan atraktif melalui instalasi pencahayaan yang kompleks.
“Ini lebih kompleks, tidak hanya menggunakan rangkaian bunga, tetapi juga berbasis pencahayaan yang akan membuat kota terlihat lebih hidup,” ujar Herry Purwadi, Selasa (6/5/2026).
Berbeda dari konsep parade bunga konvensional sebelumnya, Surabaya Vaganza 2026 akan menghadirkan iring-iringan visual cahaya yang lebih dinamis, menjadikan suasana kota semakin semarak pada malam perayaan.
Rute parade direncanakan dimulai dari Jalan Pahlawan, melintasi kawasan Bambu Runcing, menuju Balai Kota, dan berakhir di panggung utama Balai Pemuda Surabaya.
Untuk memaksimalkan dampak wisata, Pemkot Surabaya juga menggandeng hotel serta agen perjalanan dalam menyediakan paket wisata terpadu bagi pengunjung luar daerah.
Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah wisatawan, memperkuat daya tarik event kota, sekaligus mendongkrak tingkat hunian hotel selama periode HJKS.
“Capaian tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong tingkat hunian hotel. Dampak ekonominya tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan okupansi hotel,” pungkasnya. [rma/beq]






