Surabaya (beritajatim.com) – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan waspada banjir rob yang berpotensi mencapai ketinggian 1,4 meter di wilayah pesisir Jawa Timur, termasuk Surabaya Timur dan area Pelabuhan Surabaya.
Banjir rob diperkirakan akan terjadi pada tanggal 18 hingga 21 Agustus 2024, terutama pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Daryono, menjelaskan bahwa fenomena ini terkait dengan siklus bulan purnama.
“Fase bulan purnama memengaruhi kondisi pasang surut bulan Agustus 2024 yang berpotensi menyebabkan pasang minimum dan surut minimum dengan ketinggian pasang mencapai 130-140 sentimeter, dari rata-rata ketinggian muka air laut,” ujar Daryono.
Wilayah-wilayah yang diperkirakan akan terdampak banjir rob meliputi daerah pesisir yang luas, termasuk Kenjeran,Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, dan sepanjang Selat Madura.
Fenomena pasang air laut in berdampak pada munculnya genangan air yang dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktifitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan.
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” pungkas dia. [asg/beq]






