Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bakal memanggil Kepala Sekolah SMP se-Ponorogo, efek viralnya permintaan sumbangan kepada wali murid untuk membeli mobil, yang terjadi di SMPN 1 Ponorogo.
“Rencananya Bapak Bupati akan mengumpulkan kepsek SMP se-Ponorogo,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Senin (2/10/2023).
Agus juga mengundang pejabat dari Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, mulai dari kepala dinas, sekretaris dan kepala bidang. Dalam kesempatan itu, Agus mengatakan kepada mereka untuk menekankan tugas-tugas pokok dindik.
“Kita undang untuk menekankan tugas-tugas pokok dari Dindik Ponorogo,” katanya.
BACA JUGA:
Jadi Sorotan, Pembelian Mobil SMPN 1 Ponorogo Ditunda
Menurut Agus, pembebanan dana apapun namanya, harusnya kalau untuk beli mobil, seyogyanya untuk dipertimbangkan kembali. Hal ini juga hampir selalu terjadi setiap tahun saat ada pendaftaran murid baru.
“Penarikan sumbangan ini, harus dilakukan antisipasi lebih awal. Jangan sampai terjadi polemik seperti sekarang ini,” katanya.
Ke depan, supaya tidak terjadi sorotan publik seperti ini, Sekda menyarankan sebelum dilaksanakan untuk dilakukan assesment dulu oleh Dindik dan Inspektorat. Kedua instansi itu, yang akan melakukan revisi, boleh atau tidaknya sumbangan itu dibebankan oleh wali murid.
BACA JUGA:
Penghapusan Jalur Zigzag, Pencari SIM di Satlantas Polres Ponorogo Alami Peningkatan
“Jika dilakukan assesment dulu, nanti akan ada revisi. Mana saja item-item yang boleh dibebankan kepada wali murid,” pungkasnya.
Permintaan sumbangan untuk pembelian mobil Inova, alat musik dan komputer oleh SMPN 1 Ponorogo menjadi perbincangan publik. Hal itu terjadi lantaran, foto selebaran perincian sumbangan itu viral di media sosial (medsos). [end/beq]






