Lamongan (beritajatim.com) – Sugeng Santoso menegaskan bahwa pihaknya telah didapuk sebagai Ketua DPC Demokrat Lamongan. Hal itu dibuktikan dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) DPP melalui DPD Demokrat Jawa Timur kepada pihaknya, di Auditorium Yudhoyono, Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (27/7/2022).
Dalam SK Nomor 473/SK/DPP.PD/DPC/VII/2022, yang ditetapkan pada 27 Juli 2022 di Jakarta, tertanda tangan Ir. Irawan Leksono. MM, Wakil Direktur Eksekutif DPP Demokrat, memuat tentang susunan kepengurusan DPC Demokrat Kabupaten Lamongan periode 2022-2027, atas nama Sugeng Santoso sebagai Ketuanya, Qomaruddin sebagai Sekretaris, dan Davis Saputra sebagai Bendahara.
“Iya, SK-nya sudah diberikan oleh DPP dan Ketuanya mas Sugeng Santoso. Penyerahan ini tentu setelah melalui beberapa pertimbangan,” ujar Qomaruddin, saat dihubungi wartawan, Rabu (27/7/2022).
Pria yang juga sebelumnya menjabat sebagai pengurus DPP dan staf ahli di DPRD Lamongan ini menjelaskan, SK kepengurusan itu diterima dari DPP, yang diwakili oleh Wasekjen Andi Timo Pangerang dan diberikan ke Sugeng Santoso melalui Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Dardak.
Lebih lanjut atas diterimanya SK ini, Qomar mengucapkan rasa terimakasihnya kepada DPP. Ia menyebut bahwa Kepengurusan DPC Lamongan yang baru akan segera menggelar konsolidasi penguatan internal partai guna menyukseskan partainya di Pemilu 2024.
“Terima kasih untuk DPP yang mempercayakan mandat ini ke kami, bersama ketua dan bendahara, kami akan segera gerak untuk mengkonsolidasikan partai. Kami juga mohon dukungan semua pihak untuk kebesaran partai Demokrat di Lamongan,” paparnya.
Seperti diketahui, sebelumnya Sugeng Santoso bersaing ketat dengan Putera Mantan Bupati Lamongan, Debby Kurniawan, yang juga incumbent dalam memperebutkan kursi Ketua DPC periode 2022-2027.
Keduanya sudah melalui proses panjang, yakni Muscab tahap ke II yang digelar serentak di Surabaya, pada Senin (20/6/2022) lalu. Muscab ini diikuti 22 DPC se-Jatim. Selain itu, pada tahapan yang telah dilalui, keduanya juga mengikuti fit and proper test di DPP Partai Demokrat.
Kini, dengan keluarnya SK kepengurusan resmi dari DPP ini, harapan Debby untuk kembali terpilih yang ketiga kalinya pun pupus.
[berita-terkait number=”5″ tag=”partai-demokrat”]
Secara terpisah, sebelumnya Emil Elestianto Dardak menuturkan bahwa Muscab ini tidak soal kalah menang, melainkan ajang konsolidasi regenerasi kepemimpinan yang lebih baik lagi dalam perjalanan Partai Demokrat. Ia menegaskan bahwa menjelang pelaksanaan verifikasi parpol, diperlukan kesatuan dalam langkah kebersamaan untuk kebesaran Partai Demokrat di Jatim.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Guyub dan rukun tersajikan. Yang penting bukan kalah menang tapi bagaimana kita bisa memaknai Muscab sebagai salah satu instrumen partai untuk terus bergerak. Kita harus bisa menerima apapun hasilnya,” ujarnya.
Pria yang juga Wakil Gubernur (Wagub) Jatim ini menjelaskan, apa yang dilakukan Demokrat dalam penentuan Ketua DPC ini merupakan metode terbaik yang semata-mata bagi kebesaran partai sendiri. Tak cukup itu, menurut Emil, momen ini juga sekaligus untuk melihat kedewasaan kader serta soliditas kader partai sampai tingkat bawah.
“Dengan begini maka kader akan semakin solid menghadapi setiap cobaan yang datang menerpa partai nantinya. Sehingga Demokrat semakin kuat dan solid,” pungkasnya. [riq/suf]






