Brebes (beritajatim.com) – Sudirman Said, salah satu tokoh Timnas AMIN yang mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 mengimbau warga untuk memanfaatkan waktu libur akhir tahun dengan saling membantu untuk mendirikan Posko TPS Gerakan Rakyat.
Sudirman menyampaikan hal tersebut saat meresmikan Posko TPS Gerakan Rakyat untuk Perubahan yang dibangun di lima TPS di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah pada hari Senin, 11 Desember 2023.
“Hari ini saya berada di Brebes, setelah mengunjungi beberapa daerah di Jateng dan DIY, untuk memberi dukungan kepada warga yang mendirikan posko-posko Gerakan Rakyat untuk Perubahan di tingkat TPS. Jika ada banyak warga yang merantau, saya harap mereka bisa memanfaatkan libur akhir tahun ini untuk membantu warga di kampung halamannya mendirikan posko Perubahan di TPS-TPS,” ujar Co-captain Timnas AMIN ini.
Gerakan Rakyat untuk Perubahan adalah gerakan kolektif dari berbagai elemen relawan yang mendukung paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Gerakan ini terus menggalang kekuatan dari berbagai relawan, mulai dari relawan politik, elemen buruh, santri, keumatan, pedagang pasar, tokoh-tokoh agama, purnawirawan TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan, sampai para guru, tenaga kesehatan dan elemen lainnya. Gerakan ini terbentuk beberapa bulan yang lalu, dan terus menyusun barisan untuk bergerak bersama.
Baca Juga: Kader dan Simpatisan PKS Blitar Gelar Flashmob Dukung AMIN
Saat ini sudah terbentuk Presidium Nasional, Presidium di seluruh Provinsi, dan hampir di seluruh kabupaten/kota. Gerakan akan terus menyebar, sampai ke TPS-TPS.
“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah berkeliling di DIY, Solo Raya, Semarang, dan hari ini di Brebes untuk memberi dukungan kepada warga yang membentuk posko-posko Gerakan Rakyat. Sore ini kami meresmikan lima posko gerakan rakyat di lima TPS di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes,” ungkapnya dalam sambutan peresmian di rumah salah satu warga.
Posko Gerakan Rakyat untuk Perubahan akan terus didirikan oleh warga, di sekitar TPS sebagai fasilitas untuk saling membantu dan konsolidasi antara warga yang memilih Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Posko ini juga menjadi tempat aktivitas warga di level terdepan, di sekitar TPS. Setiap Selasa malam warga akan berkumpul untuk berdiskusi tentang masalah yang mereka hadapi, dan mencari solusinya.
“Ini seperti perang gerilya, yang didorong oleh warga. Mereka menyediakan makanan sendiri, membuat atribut sendiri, dan mengumpulkan sumber daya mereka sendiri,” kata Bambang Sutedjo, Deputi Relawan dan Partisipasi Publik Timnas AMIN.
Pembangunan posko-posko Gerakan Rakyat akan terus dilakukan sampai hari pemilihan. Di level kabupaten/kota dan provinsi, Presidium Gerakan Rakyat akan berkoordinasi dengan elemen tiga partai politik pengusung dan dua partai pendukung, yaitu Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Ummat, dan Partai Masyumi.
Sementara itu, Didi Afandi, warga di sekitar TPS No.33 yang menawarkan rumahnya sebagai posko Gerakan Rakyat, mengucapkan terima kasih dan merasa bangga bisa berpartisipasi dalam pemenangan AMIN. “Saya berterima kasih dan merasa mendapat kehormatan sebagai warga Desa Slatri yang bisa ikut berpartisipasi dalam pemenangan Pak Anies dan Gus Muhaimin,” kata Didi.
Posko Gerakan Rakyat untuk Perubahan ini adalah bentuk partisipasi warga dalam berdemokrasi, memilih pemimpinnya.
Posko Gerakan Rakyat untuk Perubahan ini merupakan wujud partisipasi warga dalam berdemokrasi, memilih pemimpinnya.
“Saya bersyukur menyaksikan fenomena kesadaran warga untuk ikut berpartisipasi. Demokrasi yang sehat adalah kalau ditopang dengan kuatnya partisipasi warga, bukan sebaliknya, hanya diwarnai oleh mobilisasi. Banyak warga yang paham betul apa yang menjadi aspirasinya seperti ingin sembako murah, lapangan kerja terbuka, pupuk mudah didapat, hingga perbaikan irigasi untuk pertanian mereka. Kemenangan AMIN insya Allah akan menjawab kebutuhan mereka,” pungkas Sudirman Said. (ted)






