Surabaya (beritajatim.com) – Harga emas batangan pada awal pekan, Senin (22/9/2025), kembali menarik perhatian investor dan masyarakat yang gemar menabung logam mulia. Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia, terutama karena nilainya cenderung stabil di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Harga Emas di Pegadaian
Berdasarkan laporan Sahabat Pegadaian, harga emas hari ini terpantau stabil untuk beberapa produk unggulan, yaitu Antam, UBS, dan Galeri24. Untuk ukuran 1 gram, emas Antam dibanderol Rp2.212.000, menjadikannya yang paling mahal dibanding produk lain.
Di sisi lain, emas UBS berada di level Rp2.142.000 per gram, sementara Galeri24 dipatok Rp2.112.000 per gram. Perbandingan tersebut menunjukkan adanya selisih harga, di mana Antam lebih tinggi Rp70.000 dibanding UBS dan Rp100.000 dari Galeri24.
Perbedaan harga antar merek ini bukanlah hal baru. Emas Antam memiliki citra yang kuat di kalangan investor dan dianggap lebih bergengsi, sehingga wajar bila harganya lebih tinggi. Sedangkan UBS dan Galeri24, meski lebih terjangkau, tetap banyak diminati masyarakat karena cocok untuk investasi jangka panjang dengan modal lebih fleksibel.
Harga Emas di Platform Lain
Selain data Pegadaian, platform perdagangan emas lain juga mencatat pergerakan harga hari ini. LakuEmas menetapkan harga jual emas di kisaran Rp2.016.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) Rp1.969.000 per gram.
Sementara itu, Aneka Logam menawarkan harga jual emas Rp2.235.000 per gram, dan buyback di angka Rp2.070.000 per gram. Perbedaan harga ini umumnya dipengaruhi oleh faktor distribusi, biaya produksi, dan margin keuntungan dari masing-masing penyedia.
Secara keseluruhan, harga emas pada awal pekan ini masih menunjukkan tren stabil. Bagi masyarakat, memantau harga emas setiap hari sangat penting, baik untuk kebutuhan menjual maupun menambah tabungan logam mulia.
Dengan karakteristiknya yang tahan terhadap gejolak pasar, emas tetap menjadi pilihan investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi global maupun domestik. [mnd/aje]






