Malang (beritajatim.com) – Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif membeberkan jumlah penumpang yang telah melakukan perjalanan kereta api. Hingga Senin, 24 Maret 2025 pemesanan tiket KA pada masa Angkutan Lebaran 2025 di stasiun Malang sebanyak 27.437 penumpang.
“Jumlah tersebut terdiri dari 18.311 yang berangkat dan 9.126 penumpang yang turun di stasiun Malang,” ujar Luqman.
Untuk pemesanan tiket tertinggi pada masa arus mudik di stasiun Malang diperkiran terjadi pada 28 Maret dengan jumlah 3.463 tiket yang telah terjual. Sedangkan pada arus balik, pemesanan tertinggil diperkirakan pada tanggal 5 April dengan jumlah 2.292 tiket yang telah terjual.
“Data tersebut masih akan berubah karena pembelian tiket bisa dilakukan secara online sampai jelang keberangkatan KA tersebut,” ujar Luqman.
Para penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang terbanyak tujuan Yogyakarta, Jakarta dan Ketapang Banyuwangi. Sedangkan kereta api favorit yang berangkat dari Stasiun Malang diantaranya Kereta Api Tawangalun tujuan Ketapang, KA Jayabaya tujuan Pasarsenen, KA Majapahit tujuan Pasarsenen dan KA Malioboro Ekspress tujuan Purwokerto.
KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan skema bagi penumpang yang kehabisan tiket KA. Masyarakat masih bisa memilih alternatif tanggal keberangkatan dengan menggunakan fitur connecting train yang tersedia pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini akan mengkombinasikan jadwal perjalanan KA yang bersifat persambungan.
“Selama masa angkutan Lebaran 2025, setiap harinya di Stasiun Malang memberangkatkan 13 KA Jarak jauh, terdiri dari 11 KA jarak jauh regular dan 2 KA Jarak jauh tambahan. Total tempat duduk yang disediakan perhari berjumlah 6.614 tempat duduk,” ujar Luqman. [luc/aje]






