Bojonegoro (beritajatim.com) – Striker Timnas Indonesia U-16, Fadly Alberto Hengga pulang ke kampung halamannya di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Ia pulang usai memperkuat Timnas Indonesia dalam Turnamen ASEAN U-16 Boy Championship 2024.
Dibalik kegigihannya hingga berhasil menuju ke kancah persepakbolaan nasional, ternyata selama belasan tahun, pemain dengan nomor punggung 10 itu, hanya tinggal di rumah seluas 4×8 meter di atas lahan milik Perhutani bersama Ibu dan adiknya.
Rumah yang berdinding triplek itu tanpa skat antara ruang tamu, kamar tidur hingga dapur. Rumah itu lah yang selama ini ditempati striker yang menyumbang satu gol dalam Turnamen ASEAN U-16 Boy Championship 2024. Dengan kondisinya itu, ia punya keinginan untuk bisa membelikan rumah kepada orang tuanya.
“Insyaallah, kalau saya terus lanjut di Timnas, akan saya bangun rumah untuk ibu saya,” ucap bocah dengan darah campuran Papua dan Jawa itu di rumahnya, Kamis (11/7/2024).
Putra dari pasangan John Clif Hengga (49) pria asal Kota Timika, Papua Tengah, dengan Piana (43) perempuan asal Kabupaten Bojonegoro itu, berharap dirinya bisa melanjutkan kariernya di Timnas Indonesia hingga ke Timnas senior.
“Semoga bisa terus bertahan sampai Timnas Senior,” harap Alberto.
Disinggung terkait keinginan terjun ke Persibo Bojonegoro, pemain Bhayangkara Presisi Indonesia FC itu, mengaku dirinya ingin fokus ke klub luar daerah terlebih dahulu untuk menaikkan level dan terus mengupgrade skillnya.
“Iya, mau sih. Tapi saya ingin mencetak pengalaman di luar dulu, untuk menaikkan level,” pungkasnya. [lus/beq]






