Mojokerto (beritajatim.com) – Sub Satuan Gugus Tugas (Satgas) Preventif, Satgas Pangan Polresta Mojokerto melakukan monitoring ketersediaan minyak goreng di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Hasilnya, stok minyak goreng di Mojokerto masih aman.
Ini diketahui setelah monitoring dilakukan anggota SatSamapta Polresta Mojokerto melakukan monitoring ketersediaan minyak goreng di salah agen penyalur minyak goreng di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
“Hasil pengecekan, stok minyak goreng di salah satu agen penyalur minyak goreng tercukupi untuk didistribusikan ke penjual retail. Seperti toko dan pedagang pasar di wilayah Kota Mojokerto,” ungkap Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam, Senin (21/3/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”minyak-goreng”]
Di agen penyalur minyak goreng tersebut, lanjut Kasi Humas, setiap hari supply minyak goreng sebanyak 625 karton (isi 12 biji kemasan 1 liter atau isi 6 biji kemasan 2 liter). Harga per karton saat ini sebesar Rp290 ribu, harga tersebut menyesuaikan dari distributor.
“Minyak goreng saat ini cepat terjual habis dan di agen penyalur minyak goreng ini tidak dilakukan pembatasan pembelian terhadap konsumen. Tujuan monitoring ini dilakukan dalam rangka pemantauan bertujuan untuk memastikan bahwa minyak goreng didistribusikan secara tepat,” katanya. [tin/but]






