Mojokerto (beritajatim.com) – Hasil inspeksi mendadak (sidak) di gudang beras milik Perum Bulog Cabang Mojokerto menunjukkan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tercatat, stok beras di gudang Bulog yang berada di Desa Sooko, Kecamatan Sooko mencapai 13.500 ton.
Pengecekan dilakukan langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata bersama Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto Muhammad Husin pada, Jumat (13/3/2026) kemarin. Dalam sidak tersebut, AKBP Andi memastikan stok beras yang tersimpan saat ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan diperkirakan aman hingga tahun depan.
“Berdasarkan hasil pantauan, ketersediaan beras di Bulog sekitar 13.500 ton. Itu aman sampai tahun depan, apalagi nanti masih ada tambahan pengadaan dari panen raya tahun ini,” ungkapnya, Minggu (15/3/2026).
“Peran Bulog dalam hal ini, sangat strategis dalam menyerap gabah petani serta menyalurkan beras ke masyarakat agar potensi gejolak harga dapat dikendalikan. Ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang terkendali akan berdampak langsung terhadap situasi kamtibmas yang kondusif,” katanya.
Polres Mojokerto bersama Bulog berkomitmen terus melakukan pemantauan distribusi dan ketersediaan bahan pangan, khususnya menjelang momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. [tin/but]







