Sampang (beritajatim.com) – Sebuah insiden terjadi di Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, ketika mobil Toyota Avanza berwarna putih terjun ke dalam sawah. Diduga sopir mengalami kantuk saat mengemudi.
Berita baiknya, tidak ada korban dalam kejadian ini, semua penumpang dan sopir selamat serta dalam keadaan baik.
“Hanya mobil yang mengalami kerusakan yang diperkirakan mencapai belasan juta rupiah, terutama bagian depan mobil,” ungkap Ipda Dody, Kanit Laka Satlantas Polres Sampang, pada Sabtu (30/9/2023).
Dody menambahkan bahwa sebelum mobil terperosok ke dalam sawah, Toyota Avanza itu melaju dengan cepat dari arah timur ke barat. Saat sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil tiba-tiba oleng dan keluar dari badan jalan.
“Kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal dan tidak ada korban lain yang terlibat,” tambahnya.
BACA JUGA:
Kabur Dua Tahun, Tahanan Rutan Sampang Belum Ditemukan
Menurut keterangan dari sopir, ia beralasan bahwa ia membanting setir ke kiri dan masuk ke dalam sawah karena melihat sebuah ranting pohon yang melintang di tengah jalan raya.
“Sopir Avanza mengatakan bahwa ia melihat sebatang ranting besar yang menghalangi jalan. Oleh karena itu, ia melakukan manuver dengan membanting setir ke kiri dan masuk ke dalam sawah,” jelasnya.
BACA JUGA:
Video Mesra di Alun-Alun Trunojoyo Sampang Viral di Medsos
Setelah kejadian ini, Dody mengingatkan kepada semua pengendara untuk berhenti dan istirahat jika merasa mengantuk atau lelah. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
“Jika merasa mengantuk atau lelah, lebih baik berhenti daripada memaksakan diri untuk terus berkendara, karena kecelakaan seringkali disebabkan oleh pelanggaran seperti ini,” tegasnya. [sar/beq]






