Surabaya (beritajatim.com) – Semangat musik pop Jawa yang dilegendakan oleh Maestro Didi Kempot tidak meredup, justru kian membara, terutama di kalangan generasi Z. Barisan penggemar setia, yang dikenal sebagai Sobat Ambyar, semakin masif dan kini bersiap menggelar pertemuan offline akbar pertama mereka dalam sebuah acara bertajuk Hajatan Sobat Ambyar.
Menuju perhelatan puncak yang direncanakan berlangsung Desember tahun ini, Sobat Ambyar menggelar acara pemanasan bertajuk Kopdar dan Karaoke Bareng Presiden Sobat Ambyar. Acara ini berlangsung di Tomoro Cafe Tambaksari, Surabaya, pada Minggu, (12/10/ 2025).
Presiden Sobat Ambyar, Fajar Romadona alias Jarkiyo, yang menjabat sejak 2019, menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah langkah awal untuk mendekatkan para sad bois dan sad gerls yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dalam bincang-bincang bersama Sekretaris Jenderal Sobat Ambyar, Juan Monty, dan komandan Cowboy Ndarboy Genk, Indra Mahadi, Jarkiyo menegaskan bahwa Sobat Ambyar adalah komunitas yang tumbuh secara alami dan sudah ada jauh sebelum meninggalnya Didi Kempot.
“Kami adalah barisan yang tumbuh dengan alami karena telah lama menjadi bagian dari pertumbuhan pop Jawa. Kami tumbuh bersama siapa saja yang berada di barisan ekosistem musik Indonesia terutama pop Jawa,” tegas pria asli Solo tersebut.
Melihat pertumbuhan komunitas yang cepat hingga merambah Papua, Sobat Ambyar merasa perlu memantapkan pergerakan yang selama ini lebih banyak berada di balik layar. Rencananya, Roadshow Hajatan Sobat Ambyar akan dimulai Desember ini di Jawa Timur (Kediri dan Jember), menyusul Jawa Tengah, dan kemungkinan berlanjut ke Jabodetabek.
Jarkiyo menggarisbawahi tiga tujuan besar dari hajatan ini:
1. Menyatukan berbagai generasi pecinta musik pop Jawa dalam perayaan budaya dan kebersamaan.
2. Mengapresiasi seni musik pop Jawa sebagai warisan budaya.
3. Menginspirasi musisi muda untuk meneruskan legacy seni budaya pop Jawa.
“Maka, hajatan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga perayaan kenangan, cinta, dan solidaritas yang telah menyatukan Sobat Ambyar di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sobat Ambyar, yang tahun ini memasuki tahun keenam, dikenal karena anggotanya memiliki ikatan emosional mendalam terhadap lirik pop Jawa yang sering bertema patah hati dan nostalgia. Komunitas ini menjadi fenomena unik karena berhasil menghidupkan kembali popularitas musik pop Jawa di kalangan anak muda dan merangkul lintas generasi.
Kinan As, Managing Director Circlefab, community agency yang mendampingi acara ini, menambahkan bahwa follower Sobat Ambyar di Instagram kini mencapai 81.900. Menariknya, 80 persen anggotanya dipersatukan oleh kedekatan budaya dan lokasi konser di Pulau Jawa, sementara 20 persen sisanya adalah penggemar aktif di luar Jawa, dengan basis online yang kuat. Saat ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sobat Ambyar telah tersebar di berbagai wilayah, termasuk Lampung, Bali, dan Makassar.[rea]






