Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menawarkan 96 program studi (prodi) pada penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.
Direktur Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran Unesa, Fida Rachmadiarti, menjelaskan bahwa calon mahasiswa dapat memilih dari 96 prodi, yang mayoritas sudah terakreditasi unggul dan beberapa bahkan memiliki akreditasi internasional.
Fida menambahkan bahwa seluruh prodi yang ditawarkan memiliki prospek baik dan tersedia di jalur SNBP. Beberapa prodi unggulan di Unesa bahkan telah meraih akreditasi internasional, seperti ASIIN, AQAS, dan FIBA.
“Semua prodi yang prospek ini bisa dipilih di jalur SNBP dan rata-rata sudah terakreditasi Unggul dan A. Puluhan prodi juga terakreditasi internasional, ada 11 prodi yang terakreditasi ASIIN, 16 prodi terakreditasi AQAS, dan 4 prodi terakreditasi FIBA,” ungkap Fida, Rabu (15/1/2025).
Perbedaan SNBP 2025 dengan Tahun Lalu
Kasubdit Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa Unesa, Sukarmin, mengungkapkan adanya perubahan pada sistem kuota SNBP 2025. Tahun ini, sekolah-sekolah yang telah menerapkan E-Rapor akan mendapatkan tambahan kuota.
Sekolah dengan akreditasi A yang sudah menerapkan E-Rapor akan memperoleh tambahan kuota 5%, sehingga menjadi 45% dari kuota yang tersedia. Sekolah dengan akreditasi B dan C yang juga sudah menggunakan E-Rapor akan mendapatkan tambahan 5% pada kuotanya.
Sistem Penilaian SNBP 2025
Sukarnim juga menjelaskan sistem penilaian SNBP 2025 yang didasarkan pada beberapa komponen. Pertama, nilai rapor semester 1 hingga 4 atau 5 akan menjadi faktor utama dengan bobot 50%.
Kedua, nilai mata pelajaran yang relevan dengan prodi yang dipilih akan diperhitungkan. Misalnya, jika seorang calon mahasiswa memilih prodi biologi, maka nilai mata pelajaran biologi akan sangat berpengaruh pada penilaian.
Selain itu, sertifikat prestasi juga menjadi komponen penilaian. Calon pendaftar diminta untuk mengumpulkan sertifikat yang relevan, dan hanya empat sertifikat terbaik yang akan dipilih untuk disertakan dalam pendaftaran.
Untuk calon mahasiswa yang memilih prodi seni atau keolahragaan, mereka diwajibkan menyertakan portofolio kemampuan di bidang tersebut.
Terakhir, kelulusan SNBP juga dipengaruhi oleh faktor sekolah, termasuk akreditasi dan indeks prestasi sekolah berdasarkan hasil SNBP pada tahun-tahun sebelumnya.
“Itulah komponen yang menentukan nilai akhir atau kelulusan peserta SNBP 2025 yang harus diperhatikan para calon pendaftar,” ungkap Sukarmin.
Calon pendaftar juga diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mempertimbangkan kemampuan serta minat saat memilih prodi. [ipl/aje]






