Mojokerto (beritajatim.com) – Tak hanya budidaya tanaman anggur, Sinar Lintang Farm yang terletak di Desa Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini juga ada wisata petik anggur. Harga yang ditawarkan Aan Iqbal (40) untuk menikmati anggur hasil budidayanya mulai Rp100 ribu.
Dari pekarangan belakang rumahnya berukuran 25×12 meter2, ada sekitar 50 jenis tanaman anggur dari hasil budidayanya. Sebanyak 20 jenis diantaranya saat ini sudah berbuah dengan rasa, tekstur dan bentuk. Sehingga pengunjung bisa mencoba berbagai jenis anggur.
“Tahun ini baru bisa panen. Tahun kemarin sudah bisa panen tapi terbentur hujan. Jadi gagal panen. Mulai bulan Agustus kemarin. Rata-rata sekali panen bisa 10-15 kg per tanaman, harga untuk di sini mulai Rp100 ribu sampai Rp350 ribu per kg,” ungkapnya, Senin (9/10/2023).
Bapak tiga anak ini menyarankan jika ingin berwisata petik anggur di tempatnya untuk reservasi dulu. Ini lantaran tidak semua jenis tanaman anggur hasil budidayanya berbuah. Sehingga pengunjung tidak kecewa saat datang tanpa reservasi ternyata tanaman anggur sudah tidak berbuah.
“Kalau ada yang mau datang ke sini, bisa pesan dulu. Tersedia apa tidak buahnya yang siap dipetik, jika memang tersedia bisa datang. Jadi pesan dulu, biasanya menghubungi kami terlebih dahulu baru datang jika memang ada yang siap dipetik, maka kami akan mempersilahkan untuk datang,” katanya.
Iqbal menjelaskan, jika di tempatnya memiliki 50 jenis tanaman anggur berbagai varian dengan rasa, bentuk dan tektur yang berbeda. Ini yang menjadi alasan dari bubidaya tanaman anggur yang didirikan pada 2018 lalu, ia baru membuka wisata petik anggur dan menyediakan bibit tanaman anggur.
“Anggur ada varian warna, ada hitam, hijau dan hijau kekuningan. Bentuk ada oval, bulat dan lonjong. Untuk rasa manis, manis wangi dan manis asam. Untuk tekstur renyah, jelly dan berair. Jika ada yang tertarik ingin menanam tanaman anggur, kami juga disediakan bibit anggur berbagai jenis” jelasnya.
Baca Juga: Gula Aren Resto Mojokerto, Sajikan Gula Aren di Tiap Masakan
Harga bibit tanaman anggur miliknya dijual mulai dari harga Rp100 ribu sampai Rp2,5 juta. Jenis tanaman anggur tersebut berasal dari Ukraina, Jepang, Rusia, Benua Amerika dan Benua Eropa yang merupakan asal tanaman anggur yakni daerah sub tropis.
“Wisata petik anggur ini kedepannya akan konsep resto, karena budidaya tanaman anggur ini punya banyak potensi untuk dijual. Mulai dari bibit, buah dan ini kami akan kembangkan ke resto sehingga potensi dari kuliner yang bisa dijual. Alhamdulilah cukup kebutuhan keluarga dan pengembangannya,” tegasnya. [tin/ted]







