Gresik (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia (persero) Tbk, atau SIG mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar Pabrik Semen Rembang untuk bangkit lagi di tengah melandainya pandemi covid-19. Sebagai bentuk keseriusannya, SIG menghadirkan 50 pelaku UMKM mengisi kegiatan pasar murah dan bazar UMKM.
Keberadaan UMKM itu, diharapkan mampu meningkatkan geliat perekonomian daerah setempat, serta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produknya. “Ini merupakan kesempatan bagi UMKM unjuk produknya sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat,” ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, Jumat (23/07/2022).
Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, masyarakatnya bisa sedikit lega karena bisa belanja dengan paket murah yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. “Pemkab Rembang menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari BUMN, mudah-mudahan dapat terus berlanjut,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”semen-indonesia”]
Lebih lanjut, Abdul Hafidz menambahkan, warga Rembang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan, bekerja bidang pertanian dan yang saat ini menggeliat adalah UMKM. Ini karena ada 99.000 UMKM, hanya memang belum terkoordinir dengan baik, maka perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk BUMN.
“Harapannnya para UMKM mendapat dukungan dan dapat dikelola bersama BUMN, memperoleh peralatan yang dibutuhkan dalam skala kecil serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing,” imbuhnya.
Sementara itu, Jasemi salah pelaku UMKM asal Desa Leteh, Rembang menyatakan pasar murah ini sangat membantu, terutama disaat beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan. “Semoga kegiatanseperti ini selalu di adakan untuk membantu warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Eny Yuliastuti. Pelaku UMKM minuman dawet ini merasa terbantu dengan adanya kegiatan bazar. “Alhamdulillah dengan adanya bazar ini penjualan produk kami meningkat. Paling laku minuman dawet siwalan dan es teh yang dicampur dengan daun pegangan,” paparnya.
Pasar murah dan bazar UMKM di Rembang juga dihadiri Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya M. Sinulingga, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, SVP of Supporting SIG, Muchamad Supriyadi serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Ema Rachmawati.
Ada 5.000 paket sembako yang terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak, dan 1 kg gula yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga Rp 65 ribu ludes terjual. [dny/kun]






