Bojonegoro (beritajatim.com) – Bakal calon bupati Setyo Wahono mengaku menjalin komunikasi dengan baik kepada sejumlah anggota partai politik. Termasuk kepada rival politik dalam Pilkada Bojonegoro 2024 yakni PDI Perjuangan.
Hal itu juga nampak saat perbaikan berkas pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro Kamis (29/8/2024). Saat hendak pulang, Wahono yang bersisipan dengan Teguh Haryono-Farida Hidayati dan tidak canggung bercengkerama.
Bacabup Wahono juga terlihat mendatangi dan menyalami para petinggi DPC PDI Perjuangan. Bahkan sejumlah kader partai berlambang banteng dengan moncong putih itu meminta swafoto dengan adik kandung Mensesneg Pratikno itu.
“Saya dengan Mas Teguh, Mbak Farida dan pengurus PDI Perjuangan Bojonegoro ini sudah lama berteman. Jadi kalau ketemu ya sudah biasa seperti ini,” ujar Bacabup Setyo Wahono.
Menurut Wahono, Pilkada Bojonegoro adalah bagian dari sebuah demokrasi. Karena itu harus bisa memberikan pembelajaran berpolitik yang baik kepada masyarakat dan mampu menciptakan suasana Bojonegoro yang adem ayem. “Prinsipnya, kami akan merangkul siapapun. Karena semua adalah bagian dari Bojonegoro,” tegasnya.
Bapaslon bupati dan wakil bupati Setyo Wahono dengan Nurul Azizah dalam Pilkada Bojonegoro 2024 ini diusung oleh 14 parti politik. Koalisi Bojonegoro Maju (KBM) 14 partai politik itu yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PKS, Hanura, PBB, NasDem, PSI, Gelora, Partai Buruh, PKB, dan Partai Ummat.
Sementara Bacabup dan Bacawabup Teguh Hariono dan Farida Hidayati datang ke KPU Bojonegoro mencalonkan diri dengan diusung koalisi PDI Perjuangan dan Partai Perindo. [lus/kun]






