Pasuruan (beritajatim.com) – Terus naiknya angka kasus positif Covid-19 menjadikan Kota Pasuruan kembali naik jadi PPKM Level 3. Guna mengantisipasi adanya kluster perkantoran di lingkungan kerja Pemkot Pasuruan, BPBD Kota Pasuruan mulai menggencarkan penyemprotan desinfectan.
Sebanyak 4 personel Pusdalops dan Regu PMK BPBD melakukan penyemprotan desinfectan di ruang kerja Walikota Pasuruan, Syaifullah Yusuf. Kepala Pelaksana pada BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi menyatakan jika penyemprotan desinfectan di ruang kerja Walikota bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB, BPBD menyemprotkan disinfektan di ruang kerja Wali Kota Pasuruan. Penyemprotan inj guna memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar Samsul saat dikonfirmasi Rabu (22/02/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkot-pasuruan”]
Samsul menambahkan jika petugas BPBD juga siap melayani permintaan penyemprotan desinfektan apabila dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti pada hari ini, Rabu (23/02/2022), personil Pusdalops regu 2 BPBD kembali melakukan penyemprotan di ruang-ruang kelas SDN Sebani Kota Pasuruan.
“Kami sudah siap sejumlah alat penyemprotan yang barangkali dibutuhkan, mulaii mobil PM berisi cairan disinfektan, motor tossa serta alat semprot gendong,” ungkapnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, pada Selasa (22/02/2022) kemarin, terjadi penambahan signifikan jumlah konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 43 kasus. Sehingga saat ini ada sebanyak 279 kasus aktif covid di Kota Pasuruan. (ada/ted)






