Jember (beritajatim.com) – Setelah empat dawarsa, rel kereta api di jalur perlintasan langsung (JPL) 163 Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diganti pada Kamis (21/8/2025) malam hingga Jumat (22/8/2025) dini hari.
Jaan raya yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Bondowoso ditutup sementara. mulai pukul 22.00 hingga Jumat (22/8/2025) pukul 05.00 WIB.
“Rel tipe R42 diganti dengan tipe R54 yang lebih baru dengan standar yang sama dengan perlintasan di pulau Jawa lainnya, yang bisa memacu kereta api dengan kecepatan 120 kilometer per jam,” kata Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Alfaviega Septian Pravangasta.
Perbaikan rel kereta di wilayah Jember ini sudah dimulai pada 2021. Peningkatan jalur KA antara Stasiun Jember hingga Kalisat merupakan pengerjaan tahun jamak yang dilakukan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya untuk mendukung pembangunan yang merata.
“Sebenarnya kondisi rel stasiun Jember-Kalisat masih layak. Tapi ada beberapa lengkung di jalur itu yang menyebabkan kereta api tidak bisa beroperasi penuh,” kata Vega.
“Karena kecepatan kereta api di beberapa titik kuramg maksimal selama ini. Kami menemukan hal ini dikarenakan sarana san prasarana yang lumayan tua,” kata Vega.
Rel tersebut dibangun pertama kali pada masa kolonial Belanda tahun 1897 dan baru diperbarui pada 1980-an. Rel R42 hanya memungkinkan kereta api memacu kecepatan 70-80 kilometer per jam.
Menurut Vega, pergantian tipe rel ini diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang kereta api. Dengan perbaikan rel yang memungkinkan bertambahnya kecepatan kereta api, volume perjalanan juga bisa bertambah. [wir/beq]






