Tuban (beritajatim.com) – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky melepas keberangkatan 890 jemaah haji gabungan dari kloter 18 dan kloter 19 menuju Asrama Haji Surabaya, Selasa (30/5/2023).
Dalam pelepasan tersebut, Lindra didampingi Wakil Bupati Tuban Riyadi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Ahmad Munir, Sekda Tuban Budi Wiyana, Kapolres Tuban AKBP Suryono, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Suhada Erwin, Kajari Tuban Armen Wijaya, dan perwakilan SIG Tuban.
Lindra menyampaikan, jemaah haji kloter 18 dan 19 diberangkatkan ke Surabaya menggunakan 20 unit bus. Dia berpesan agar para jemaah haji selalu menjaga kesehatan.
“Saya berpesan selalu dijaga kesehatan, keberangkatan nanti memakan waktu sekitar 40 sampai 42 hari itu bukan waktu yang pendek,” ujar Lindra.
Baca Juga:
Mengenal Jemaah Haji Termuda Asal Tuban yang Berusia 23 Tahun
Lindra juga berharap, para jemaah haji saling menjaga satu sama lain, mengingat kebanyakan adalah lansia. Sehingga, jemaah yang diamanahkan menjadi ketua regu juga bisa mendampingi para jemaah lansia.
“Mengingat di Tuban lansia 30 persen, pesan saya selalu didampingi,” pesan dia.
Termasuk ia juga mengingatkan agar selalu minum air putih dan membawa obat-obatan. Sebab, cuaca Arab Saudi sangat panas, jauh berbeda dengan kondisi di Indonesia.
Baca Juga:
890 Jemaah Haji Tuban Berangkat ke Surabaya Sore Ini
“Suhu di Indonesia normalnya saja sudah panas, apalagi di sana. Jadi harus banyak minum air putih agar tidak dehidrasi,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Tuban Ahmad Munir menyampaikan hari ini ada 890 jemaah kloter 18 dan kloter 19, sedangkan pada tanggal 2 juni 2023 yaitu kloter 24 ada 327 jemaah total keseluruhan jemaah asal Tuban ada 1.217 orang.
“Jemaah haji berangkat dari Tuban menuju ke Asrama Haji Surabaya, kemungkinan sampai di sana pukul 19.00 WIB,” kata Ahmad Munir. [ayu/beq]






