Blitar (beritajatim.com) – Sudah lebih dari 15 tahun lamanya jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Wates dan Penggungrejo Kabupaten Blitar rusak parah. Jalan yang masuk wilayah Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar itu kondisi berbatu dan sulit dilalui kendaraan.
Namun kini semua berubah, pada awal tahun 2024 ini jalan antar kecamatan tersebut telah diperbaiki. Sebagian jalan dilakukan betonisasi, sementara beberapa ruas dilakukan pengaspalan biasa.
Mobilitas masyarakat sekitar pun kini jauh lebih mudah. Warga juga bersyukur setelah 15 tahun lamanya, jalan rusak yang ada itu kini telah diperbaiki.
“Ini dari Mak Rini (Bupati Blitar periode 2020-2025), Alhamdulillah ini sudah diperbaiki, soalnya sudah 15 tidak tersentuh perbaikan jalan dan ini masyarakat itu terus terang berterima kasih ke Mak Rini karena telah diperbaiki,” ucap Hadi Suwito, Kepala Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, Sabtu (5/10/2024).
Panjang jalan rusak ini mencapai 1 kilometer lebih. Kondisinya pun berbatu dan sulit dilalui kendaraan, tak khayal dulu masyarakat harus memutar lebih jauh agar bisa mencapai kecamatan tetangga.
Namun semua kondisi itu kini telah berubah. Menurut warga baru di masa kepemimpinan Rini Syarifah lah jalan antar kecamatan itu tersentuh perbaikan. Sementara pada masa kepemimpinan bupati sebelum-sebelumnya jalan itu masih dibiarkan begitu saja.
“Alhamdulillah masyarakat itu marem gitu, karena semua jalan rusak telah diperbaiki akses lebih mudah,” tegasnya.
Warga pun menepis isu yang berkembang bahwa di bawah kepemimpinan Rini Syarifah jalan wilayah Blitar Selatan dibiarkan rusak begitu saja. Menurut mereka pemimpin sebelum Rini Syarifah pun juga tidak memperhatikan jalan rusak di wilayah selatan.
“Sebelum Mak Rini juga sama Pak Rijanto juga sama rusaknya, tapi Alhamdulillah ya pada tahun ini jalan Desa Sumberkembar ini telah diperbaiki kalau dulu kan dibiarkan saja,” ucap Edo, warga Desa Sumberkembar, Blitar.
Selama 3 tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Blitar memang telah memperbaiki 707,94 kilometer jalan rusak. Ini tersebar di berbagai kecamatan mulai dari sisi selatan hingga sisi utara Blitar.
“Pembangunan jalan hotmix mencapai 635,159 kilometer, sementara untuk pembangunan jalan beton mencapai 72,78 Kilometer selama 4 tahun ini,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono menjawab capaian pembangunan jalan selama 4 tahun terakhir, Sabtu (28/9/2024).
Pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar mampu membangun jalan beton sepanjang 9 kilometer. Sementara pada tahun 2022 lalu, proyek pembangunan jalan beton yang dikerjakan oleh Pemkab Blitar mencapai 13,2 kilometer.
Sedangkan pada tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Blitar mampu membangun jalan beton sepanjang 19,7 kilometer. Sementara hingga pertengahan tahun 2024 ini, Pemerintahan Kabupaten Blitar di bawah pimpinan Mak Rini mampu mengerjakan proyek jalan beton sepanjang 22,3 kilometer.
Untuk hotmix, total sejak tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2024 ini Mak Rini dan Pemerintah Kabupaten Blitar mampu membangun jalan sepanjang 635,159 kilometer.
“Pembangunan jalan ini merupakan salah satu prioritas, namun memang sempat terganjal oleh pandemi covid-19 yang mengharuskan sejumlah anggaran untuk direfocusing,” tegasnya. (owi/ian)







4 Komentar
Momennya pas menjelang pemilu…kwkwkwk
Kok pas ya hahahahaha……
Biasa aja… event mw pilkada 🤭😅😅
Alhamdulillah, dulu pas jaman pak rijanto jadi bupati cuman dijanjikan sampai habis jabatannya, sekarang akhirnya direalisasikan sama mak rini 🙏