Jombang (beritajatim.com) – Warga Jombang beramai-ramai mendatangi dam Balongsono Desa Talunkidul Kecamatan Sumobito, Rabu (25/10/2023). Kedatangan mereka untuk berburu aneka jenis ikan di sungai tersebut.
Pasalnya, pintu air yang ada di dam tersebut ditutup. Sehingga debit air berkurang dratis. Nah, kondisi itulah yang membuat mereka mudah menangkap ikan. Semakin siang, warga yang datang semakin banyak. Dari belasan menjadi puluhan.
Mereka datang secara berombongan. Selain warga setempat, juga dari kecamatan lain, semisal dari Kesamben dan Mojoagung. Para pemburu ikan ini juga sudah menyiapkan wadah khusus untuk tempat ikan hasil buruan.
Syamsul Hadi (36) asal Kecamatan Mojoagung, misalnya. Dia datang sejak Selasa malam bersama sembilan orang temannya. Syamsul langsung turun ke sungai yang airnya sangat dangkal. Walhasil, mereka mendapat empat jenis ikan.
BACA JUGA:
Pencari Ikan di Jombang Temukan 2 Karung Berisi Potongan Tubuh Manusia
“Kira-kira mendapatkan ikan 25 kilogram. Saya datang pukul sepuluh malam. Acara ini rutin dilakukan setiap tahun, yakni untuk membersihkan sungai. Selain kita masak, hasil tangkapan ini juga kita bagi ke tetangga,” kata Syamsul sembari menunjukkan ikan bader dan rengkik hasil buruannya.
Hal serupa dilakukan oleh Opik (33), warga Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung. Dia datang pukul setengah enam pagi ke sungai yang sedang dibersihkan itu. Debit air sungai berkurang dratis sehingga memudahkan dirinya menangkapi ikan di sungai.

Karena jumlah warga pencari ikan terus bertambah, Opik dan warga lainnya sempat rebutan ikan. “Namun semuanya aman. Justru saling berebut itulah menjadi seru. Saya juga dapat ikan banyak. Mayoritas jenis jendil,” pungkas Opik.
Hingga pukul 09.00 WIB, warga masih menyemut di lokasi. Jika dilihat dari atas tanggul, warga yang sedang berada di sungai tersebut seperti sedang berbaris. Terkadang mereka menunduk secara bersama-sama, menangkap ikan lalu memasukkannya dalam wadah. Sebuah keseruan yang datang setiap tahun. [suf]






