Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto menyerap aspirasi warga dalam agenda Reses Penjaringan Aspirasi Masyarakat di kawasan padat penduduk Wonokusumo.
Pada masa sidang pertama tahun anggaran 2024 ini, Achmad fokus mendengarkan berbagai keluhan dan masukan dari warga, terutama terkait keberlanjutan program bedah rumah atau Rutilahu.
Program Rutilahu dari Pemkot Surabaya mendapat apresiasi besar dari warga yang merasa terbantu dengan perbaikan rumah mereka. Menurut Achmad, program ini memiliki dampak positif yang nyata bagi warga berpenghasilan rendah.
“Warga banyak berterima kasih program Rutilahu bermanfaat bagi warga,” kata Achmad seusai reses bersama warga di Mrutu Kalianyar RW 04, Wonokusumo, Surabaya, Minggu (3/11/2024).
Lebih lanjut, Achmad berencana membawa aspirasi warga ini ke Komisi C untuk dibahas bersama dinas terkait agar dapat mencari solusi peningkatan kuota penerima manfaat. Ia berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak rumah tanpa mengurangi kualitas bangunan yang diberikan.
“Akan kami bawa ini ke Komisi dan akan kami formulasikan bersama dengan dinas terkait untuk solusi penambahan kuota dengan tidak mengurangi kualitas bangunan,” tegasnya.
Achmad menekankan bahwa kebutuhan rumah layak huni sangat penting bagi masyarakat, mengingat rumah menjadi tempat utama berlindung, berkumpul, dan belajar bersama keluarga. Untuk itu, ia berharap Pemkot dapat segera memperluas cakupan penerima Rutilahu sehingga seluruh warga Surabaya bisa mendapatkan hunian yang layak.
“Itulah mengapa penting harus segera kita cari solusi bersama mengingat keterbatasan kuota saat ini yang dapat di-cover pemerintah,” ujar politisi Golkar ini.
Selain apresiasi terhadap program Rutilahu, warga juga memberikan masukan terkait kebutuhan lainnya, seperti penambahan sarana kebersihan berupa bak sampah dan perbaikan jalan yang mulai rusak.
Achmad menanggapi hal ini sebagai perhatian penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur warga.
“Kekurangan pasti ada, ini yang menjadi PR bersama dalam menuangkan ide dan gagasan yang konstruktif dan solutif,” pungkasnya. [asg/aje]






