Surabaya (beritajatim.com)- Pernahkah anda merasakan lutut, pinggul, siku, atau jari tangan tiba-tiba terasa nyeri atau cenat-cenut saat hujan turun atau suhu ruangan menjadi dingin karena AC? Kondisi ini cukup sering dialami banyak orang dan bukan sekadar perasaan saja. Ada alasan yang masuk akal mengapa tubuh bisa bereaksi terhadap perubahan suhu.
Ini Penyebab Nyeri Sendi Saat Cuaca Dingin
Nyeri sendi saat cuaca dingin biasanya bukan penyakit utama, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah pada sendi atau jaringan di sekitarnya. Salah satu penyebab yang cukup umum adalah kerusakan pada bantalan sendi atau yang sering dikenal sebagai pengapuran sendi.
Selain itu, radang sendi juga dapat memicu rasa nyeri, terutama pada orang yang memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh. Orang yang pernah mengalami cedera lama juga berisiko merasakan nyeri kembali, karena bagian yang pernah cedera biasanya menjadi lebih sensitif terhadap suhu dingin.
Pada sebagian orang, pembuluh darah di ujung jari juga bisa sangat sensitif terhadap dingin. Akibatnya, jari terasa sangat dingin, pucat, bahkan nyeri saat terkena suhu rendah. Jika keluhan ini sering terjadi, sebaiknya tidak diabaikan.
Mengapa Cuaca Dingin Bisa Membuat Sendi Terasa Nyeri?
Saat suhu menurun, cairan pelumas di dalam sendi menjadi lebih kental. Kondisi ini membuat sendi terasa lebih kaku dan tidak seluwes biasanya saat digerakkan, sehingga memicu rasa nyeri.
Selain itu, saat tubuh kedinginan, pembuluh darah di tangan dan kaki akan menyempit untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Akibatnya, aliran darah ke sendi berkurang dan sendi menjadi terasa kaku serta kurang nyaman. Perubahan cuaca juga dapat memengaruhi jaringan di sekitar sendi, sehingga pada sendi yang sensitif, rasa tidak nyaman lebih mudah muncul.
Cara Sederhana Mengurangi Nyeri Sendi
Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi nyeri sendi saat cuaca dingin. Mengompres area yang nyeri dengan air hangat atau mandi air hangat bisa membantu melancarkan aliran darah dan membuat otot di sekitar sendi lebih rileks. Selain itu, penting untuk menjaga tubuh tetap hangat, terutama pada bagian sendi yang sering terasa nyeri. Menggunakan pakaian berlapis atau pelindung sendi dapat membantu menjaga suhu tubuh dan mencegah kekakuan.
Tetap bergerak juga sangat dianjurkan meski cuaca dingin. Peregangan ringan di dalam ruangan dapat membantu menjaga sendi tetap lentur. Jangan lupa untuk tetap minum air yang cukup, karena cairan tubuh berperan penting dalam menjaga fungsi sendi.
Jika nyeri sendi terasa terus-menerus, semakin parah, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dengan jelas. [Meychel Salsabyla]






