Surabaya (beritajatim.com) Kota Surabaya diguyur hujan lebat hingga lebih dari tiga jam, Minggu (4/1/2025) sore. Akibatnya sejumlah tempat dilaporkan banjir hingga tidak dapat dilalui.
Salah satu tempat yang dilaporkan banjir adalah Jalan Banyuurip Surabaya. Titik banjir berada di bawah jembatan tol atau pasar Simo. Menurut sejumlah warga di lokasi, air mulai meninggi sekitar pukul 17.00.
“Banjirnya tadi bisa sepinggang orang dewasa mas. Ini banjir parah,” kata Siswanto salah satu warga.
Air yang tinggi membuat pengendara motor dan mobil tidak berani melintas. Arus lalu lintas pun lumpuh. Sejumlah pedagang yang biasa berjualan dari sore terpaksa tidak menggelar barang jualannya.
“Banyak yang mogok tadi mas kendaraan. Beruntung tadi petugas damkar melakukan penyedotan hingga cepet surutnya,” jelasnya.
Pantauan beritajatim di lokasi, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya melakukan penyedotan air menggunakan mobil damkar besar. Arus lalu lintas berangsur normal. Para pedagang kembali menggelar barang jualannya. Aktivitas di Jalan Banyuurip berangsur-angsur normal.
Info yang diterima beritajatim, banjir juga terjadi di Jalan Simomulyo. Banjir di Simomulyo disebabkan air sungai yang meluap. Sejumlah rumah warga kemasukan air. Banjir juga terjadi di Jalan Mayjend Sungkono (Ciputra World), dan Jalan Simo Rukun. [ang/aje]






