Blitar (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kota Blitar bakal memangkas jam belajar siswa selama bulan ramadhan 2024 ini. Nantinya setiap mata pelajaran selama Ramadhan ini akan dilakukan pengurangan waktu selama 5 menit.
Kabid Pendidikan Dasar, Dispendik Kota Blitar, Jais Alwi Mashuri menjelaskan selama bulan puasa setiap mata pelajaran (mapel) diberi waktu selama 30 menit. Jam pelajaran tersebut lebih singkat dibandingkan hari normal yakni selama 35 menit.
“Tujuannya untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar antara siswa dan guru selama puasa. ini hanya berlaku untuk bulan puasa saja,” kata Jais.
Rata-rata durasi mapel dalam satu jam sekira 35 menit. Jika dipangkas 5 menit, artinya siswa hanya akan ikut belajar selama 30 menit. Jika diakumulasikan dalam 4 jam mapel, maka waktu yang dipangkas selama 20 menit.
Tidak hanya jam kegiatan belajar mengajar yang berubah, namun jam masuk untuk lembaga di Satuan Pendidikan di Kota Blitar juga ikut berubah. Jika di luar ramadhan para siswa masuk pukul 07.00 WIB, namun selama bulan puasa mundur menjadi 07.30 WIB.
Perubahan jam masuk serta pemangkasan waktu belajar itu, tentu mempengaruhi jam kepulangan sekolah. Biasanya kelas V-VI SD dan kelas VII-IX SMP pulang pukul 13.00. Namun Selama Ramadhan, mereka akan mengakhiri jam belajar pukul 12.10 WIB
“Selama bulan puasa untuk kegiatan KBM ada penyesuaian. Penyesuaian tersebut diberikan oleh Dispendik Kota Blitar untuk memaksimalkan belajar siswa maupun pekerjaan guru saat menjalankan puasa,” bebernya
Dinas Pendidikan Kota Blitar sendiri memastikan kebijakan ini telah disosialisasikan bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Sehingga hari pertama masuk kerja usai cuti bersama, semua lembaga telah melaksanakan regulasi itu.
“Diharapkan penyesuaian jam pelajaran di bulan puasa dapat memberikan kemudahan siswa dan guru untuk menjalankan ibadah puasa di tahun 2024,” pungkasnya. [owi/beq]






