Surabaya (beritajatim.com) – Sekjen Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Santri (LPES), Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) menilai demo kader NU yang tergabung dalam Nusa Bangsa di kantor PWNU Jawa Timur pada Kamis kemarin kurang pas dan terkesan lebay.
“Mereka lebay dan cari perhatian, apalagi menyebut Presiden Jokowi bermanuver. Sudah menjadi rahasia umum siapa yang menggerakkan mereka,” ujar Gus Ubaid, Jumat (5/5/2023).
Pria muda yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) ini menilai jika Nusa Bangsa ingin kader NU jadi capres atau cawapres diusung parpol, maka harus diusahakan agar sosok yang mereka dukung disukai masyarakat.
“Khususnya (oleh) warga Nahdliyin agar popularitasnya naik,” tegas Gus Ubaid.
“Harusnya kita warga NU bersyukur ada seorang Nahdliyin dan pengusaha sukses seperti Pak Erick Thohir,” imbuhnya.
Baca Juga:
Nusa Bangsa Resah Tak Ada Tokoh NU Ikut Pilpres 2024, ini Tanggapan Ketua Bappilu PDIP Jatim
Diberitakan sebelumnya, massa Nahdlatul Ulama Bersuara untuk Bangsa (Nusa Bangsa) menggelar demonstrasi di depan Kantor PWNU Jawa Timur, Kamis (4/5/2023).
Mereka mendesak PWNU Jatim mengusulkan agar kader NU ikut ambil bagian pada Pilpres 2024.
Pembina Nusa Bangsa, KH Iskandar Zulkarnaen melarang adanya pengurus NU yang menjual nama organisasi untuk memaksakan seorang tokoh menjadi kadernya.
Baca Juga:
Nusa Bangsa: Indonesia Jangan Dipimpin Orang Ngurus Bola
Sehingga, tokoh tersebut mendapatkan label NU untuk bisa berkontestasi di gelanggang Pilpres 2024.
“Kami ingin menyampaikan ke pengurus NU jangan sampai ada oknum jual NU dan agama,” ujarnya. [tok/beq]






