Tulungagung (beritajatim.com) – Kesedihan mendalam dirasakan YM (32) warga Desa Kepuhrejo Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Bagaimana tidak, disaat YM (32) dilarikan ke rumah sakit akibat dugaan keracunan obat sakit gigi, sang anak yakni S(5) justru ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya.
Kematian S(5) pertama kali diketahui oleh sang nenek. Awalnya sang nenek dimintai tolong untuk menjaga S(5) yang sedang terlelap tidur. Sementara YM(32) dan sang suami pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
YM(32) sendiri mengalami muntah-muntah diduga akibat keracunan obat sakit gigi. Menurut pihak keluarga, perempuan 32 tahun itu memang sedang mengalami sakit gigi cukup parah.
“Jadi ibu korban jam 3 pagi mengalami muntah-muntah, diantar oleh suaminya ke rumah sakit dan korban ditunggui oleh neneknya,” kata Kapolsek Ngantru, AKP Sumaji, Kamis (01/02/24).
Sang nenek yang menemani korban yang terlelap tidur, merasa curiga karena tubuh korban dingin. Setelah dilakukan pengecekan ternyata korban sudah meninggal. Sang nenek kemudian berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar.
“Saksi curiga karena tubuh korban dingin, setelah diperiksa ternyata korban meninggal dunia,” terangnya.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP. Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi ibu korban juga dilaporkan membaik dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, ” pungkasnya.
Sementara hasil olah TKP polisi menemukan sejumlah obat-obatan, serta kelapa yang diduga dikonsumsi YM(32). Kini perempuan 32 tahun tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Meski kondisinya sempat kritis namun ibu dari korban kini terus membaik. Pihak kepolisian sendiri belum bisa memeriksa ibu korban karena masih menjalani perawatan di rumah sakit. (owi/kun)






