Surabaya (beritajatim.com) – Memukul anak pada beberapa bagian tertentu dapat berakibat fatal. Selain meninggalkan bekas luka, sering melakukan kekerasan pada mereka juga akan memengaruhi kesehatan mental bahkan menyebabkan kematian.
Sebenarnya seluruh bagian tubuh anak merupakan tempat yang rawan. Ini karena tulang mereka masih mengalami perkembangan dan pembentukan sebelum menjadi orang dewasa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kekerasan-anak”]
Akan berakibat fatal kalau Anda sebagai orang tua kerap kali melakukan tindakan kekerasan dengan memukulnya. Nah sebagai acuan, berikut empat bagian tubuh pada anak yang tidak boleh terkena pukulan:
Belakang kepala
Pusat pernapasan manusia berada di bagian ini. Kalau seorang anak terkena pukulan keras pada bagian belakang kepalanya, ia akan mengalami gangguan keseimbangan, mual-mual, gagal pernapasan dan beberapa komplikasi lainnya. Melansir dari salah satu sumber, Rabu (18/8/2021) kondisi ini dipicu karena adanya kerusakan pada sistem otak yang mengatur kesadaran yakni Reticular Activating System (RAS). Dokter juga menjelaskan, kelainan pembuluh darah otak atau malformasi hingga kematian dapat terjadi karena pukulan ringan di bagian tersebut.
Pelipis
Pelipis berada di lokasi yang rawan terluka kalau terkena pukulan karena dindingnya tipis dan mudah retak. Ini berdampak negatif pada pengembangan saraf penglihatan. Melansir dari salah satu sumber, karena pelipis dekat sekali dengan mata, kerusakan pada pelipis akan lebih mudah menyebabkan kebutaan. Oleh karena itu orangtua jangan sembarangan memukul anak pada bagian pelipis.
Telinga
Para orangtua rentan sekali menjewer telinga anaknya kalau nakal. Selain memberikan efek jera, menjewer telinga juga membuat si anak langung merasa kesakitan. Namun tahukah Anda menjewer telinga dengan tenaga yang berlebihan bisa meretakkan sampai menjebolkan gendang telinga yang akan membuat pendengaran mereka terganggu.
Hidung
Mukosa atau selaput lendir pada hidung anak-anak masih tergolong halus. Selain itu, dalam rongga hidung kaya akan pembuluh darah. Sehingga mencubit hidung terlalu keras akan mudah melukai mukosa dan menggangu jalannya proses sekresi atau pembuangan kotoran. Resiko lain yang ditimbulkan adalah terjadinya kerusakan pembuluh darah pada hidung yang dapat menyebabkan pembengkakan atau lebam kebiruan. [rsf/bjo]






