Ringkasan Berita:
- Satu keluarga asal Blitar tewas dalam kecelakaan di Probolinggo.
- Sopir truk trailer resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
- Empat korban meninggal dunia di lokasi akibat benturan keras.
- Dugaan sementara kecelakaan dipicu gangguan rem truk.
Probolinggo (beritajatim.com) – Satu keluarga asal Blitar tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Lumajang–Probolinggo, dan kini kasus tersebut memasuki tahap hukum setelah sopir truk trailer ditetapkan sebagai tersangka.
Penetapan tersangka dilakukan oleh Satlantas Polres Probolinggo terhadap pengemudi truk kontainer bernopol B-9625-UEJ berinisial CAS.
Kasat Lantas AKP Safiq menyampaikan bahwa proses hukum telah berjalan sejak pekan lalu.
“Sudah, penetapan tersangka dilakukan pada hari Kamis kemarin. Yang bersangkutan dijerat Pasal 310 Undang-Undang Lalu Lintas,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Dalam pasal tersebut, tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta.
Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (18/4/2026) malam. Insiden beruntun itu mengakibatkan satu kendaraan sedan Toyota Limo ringsek parah setelah dihantam truk trailer dari arah belakang.
Empat korban meninggal dunia diketahui merupakan satu keluarga, yakni Sutrisno (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), serta balita Giovano Malik Ibrahim (3). Seluruhnya meninggal di lokasi akibat luka berat yang diderita.
Selain korban jiwa, satu orang lainnya mengalami luka-luka, yakni Muhammad Iswanto (33), pengemudi pickup Daihatsu Granmax asal Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Korban saat ini dirawat di RSUD Wonolangan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama sebelumnya menyebut seluruh korban meninggal berada dalam satu kendaraan saat kecelakaan terjadi.
“Empat korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang dari kendaraan sedan Toyota Limo,” katanya.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu oleh gangguan pengereman pada truk trailer yang kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga terjadi tabrakan beruntun. [rap/beq]






