Surabaya (beritajatim.com) – Warta 17 Agustus, media internal Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya merayakan ulang tahunnya ke-10 pada 28 Oktober 2024 kemarin.
Mengusung tema ‘Peran Media di Tangan Pemuda: Menyuarakan Perjuangan, Mendorong Kreativitas,’ perayaan ini menjadi momen penting merefleksikan kontribusi Warta 17 Agustus dalam pendidikan.
Direktur Direktorat Sistem Informasi (DSI) YPTA Surabaya Supangat PhD menekankan peran penting Warta 17 Agustus sebagai platform informasi yang mendukung kegiatan pendidikan di semua tingkat, mulai SMPTAG, SMATAG, hingga Untag Surabaya.
Ia juga menyampaikan lima pencapaian utama selama satu dekade ini. Antara lain, peningkatan visibilitas. Yakni meningkatkan profil lembaga pendidikan melalui pemberitaan yang konsisten.
Kedua, penguatan reputasi, yakni bagaiamana membangun citra positif lembaga pendidikan di Untag Surabaya. Ketiga, promosi berkelanjutan, yaitu menginformasikan prestasi akademik dan kegiatan pendidikan kepada masyarakat luas.
Keempat, propaganda positif. Yaitu membentuk opini positif tentang kualitas pendidikan di lingkungan YPTA Surabaya, dan kelima branding yang kokoh. Yaitu memperkuat merk lewat komunikasi media yang efektif.
“Warta 17 Agustus diharapkan terus menjadi sumber informasi yang mendukung pendidikan dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Supangat, Selasa (29/10/2024).
Data Google Analytics menunjukkan bahwa situs Warta 17 Agustus warta17agustus.com telah menarik 79.416 pengguna aktif dan 78.661 pengguna baru, dengan rata-rata waktu keterlibatan mencapai 46 detik. “Ini menunjukkan relevansi dan minat yang tinggi dari pembaca,” kata Supangat.
Sementara itu, Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho menekankan pentingnya media dalam menyebarluaskan pencapaian pendidikan.
“Media memiliki peran vital dalam mengomunikasikan pencapaian-pencapaian Untag kepada publik, sehingga masyarakat semakin memahami kualitas dan komitmen kami terhadap pendidikan,” ujar Prof Nugroho.
Sedangkan Ketua Dewan Pembina YPTA Surabaya Bambang DH menyoroti pentingnya kampus sebagai ruang inklusif bagi mahasiswa. Menurutnya, perlu menciptakan kampus menjadi rumah kedua bagi mahasiswa.
“Kita harus menciptakan kampus yang menjadi rumah kedua bagi mahasiswa, di mana mereka merasa nyaman untuk belajar dan berkembang tanpa adanya ancaman perundungan atau perilaku di luar norma,” jelasnya.
Sebagai informasi, perayaan satu dekade Warta 17 Agustus juga dimeriahkan dengan Lomba Foto Jurnalistik dan Video Kreatif yang diikuti oleh 200 peserta. Juara lomba mendapatkan hadiah uang tunai, piagam, dan sertifikat.
Perayaan ini juga menandai tonggak penting Warta 17 Agustus dalam mendukung kegiatan pendidikan dan menjadi platform bagi kreativitas pemuda. Dengan komitmen yang kuat, Warta 17 Agustus berperan aktif dalam membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan. [ipl/beq]






