Gresik (beritajatim.com) – Di tengah hiruk-pikuk arus mudik dan balik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik, Eddy Pancoro, yang menyatakan pelayanan infrastruktur tetap berjalan selama masa libur Lebaran.
“Selama arus mudik, libur Lebaran, hingga arus balik, kami tetap memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Gresik. Untuk itu, DPUTR mengerahkan Satuan Tugas Unit Reaksi Cepat (URC) yang siaga penuh sepanjang periode Lebaran.
Tidak hanya fokus pada jalan kabupaten, tim URC juga bersinergi dengan Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional guna mempercepat penanganan kerusakan jalan lintas kewenangan yang kerap menjadi titik krusial saat lonjakan kendaraan terjadi.
Eddy menambahkan, saat ini tim difokuskan pada pekerjaan tambal sulam di sejumlah ruas jalan arteri yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Tim URC DPUTR Gresik, Samsul Bakri, mengungkapkan ada empat titik prioritas yang menjadi perhatian utama selama musim mudik tahun ini.
“Fokus kami ada di Jalan Raya Lasem Dukun, Jalan Raya Kedamean, Jalan KH Syafii, dan Jalan Raya Kedanyang Kebomas. Keempat titik ini menjadi jalur vital yang harus dipastikan aman dilalui,” ungkapnya.
Di tengah upaya pemerintah, masyarakat juga diajak berperan aktif dengan tetap waspada selama perjalanan serta segera melaporkan jika menemukan jalan berlubang atau kerusakan melalui layanan darurat 112.
“Pemerintah tetap hadir, meski dalam masa cuti Lebaran. Satgas kami tetap melayani setiap laporan masyarakat,” imbuh Eddy.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan Gresik bebas jalan berlubang menuju daerah yang lebih aman, nyaman, dan maju.
Di balik padatnya arus mudik, terdapat kerja para petugas di lapangan yang memastikan setiap perjalanan tetap lancar. Bagi mereka, keselamatan pemudik adalah prioritas utama. [dny/but]






