Blitar (beritajatim.com) – Wali Kota Blitar, Santoso dikabarkan menjadi kepala daerah termiskin di Jawa Timur. Santoso tercatat hanya memiliki kekayaan sebesar Rp.1,9 miliar rupiah. Kondisi itu membuat Santoso menjadi Wali Kota termiskin di Jawa Timur.
Hal itu ternyata juga diketahui oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Blitar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, Priyo Suhartono melihat kondisi Wali Kota Blitar tersebut dari sisi positifnya.
Menurutnya hal itu menjadi gambaran bahwa Wali Kota Blitar adalah sosok yang sederhana. Meski pada nyatanya menjadi termiskin, namun jajaran pejabat Pemkot Blitar justru bangga memiliki pemimpin seperti Santoso.
“Justru kami jajaran Pemkot Blitar bersyukur sekaligus bangga dengan kesederhanaan Pak Wali Kota karena bisa memberikan contoh dan bukti bahwa pejabat di Kota Blitar hidupnya sederhana serta tidak mengejar kekayaan dengan jabatannya,” kata Priyo, Kamis (11/07/2024).
Menurut Prio, Wali Kota Blitar tersebut menjadi contoh bagi pejabat lain. Selama memimpin Kota Blitar, Santoso memang sederhana dan tidak mengejar jabatan.
Dibawah kepemimpinan Santoso, Kota Blitar sudah meraih 65 penghargaan baik tingkat regional maupun nasional atas prestasi kinerja selama tahun 2023. “Terkait dengan pengelolaan keuangan, serta pencegahan korupsi di Kota Blitar sedikitnya ada 10 prestasi,” imbuhnya.
Diantaranya Monitoring Pencegahan Korupsi (MCP) KPK untuk Kota Blitar Tahun 2023 dapat nilai 95,93 dan masuk Peringkat No 2 dari 38 Kabupaten/Kota se Jatim dan No 10 se Indonesia. Survey Persepsi Integritas (SPI) dari KPK di Kota Blitar Tahun 2023 dapat nilai 82,48 Peringkat No 1 dari 38 Kabupaten/Kota se Jatim dan No 1 kategori Kota Kecil se Indonesia.
Kemudian Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kota Blitar tahun 2023, satu-satunya yg memperoleh Predikat WTP 14 kali berturut-turut dari BPK RI peringkat No 1 dari 38 Kabupaten/Kota se Jatim. Reformasi Birokrasi Kota Blitar Tahun 2023 memperoleh Predikat A dengan nilai 84,86.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kota Blitar Tahun 2023 mendapat nilai 3,42 Peringkat No 2 se Jatim dan No 15 se Indonesia. Indeks Pengendalian Gratifikasi (IPG) di Kota Blitar memperoleh nilai 78,63 peringkat No 1 se Jatim dan No 8 se Indonesia.
Realisasi APBD Kota Blitar Tahun 2023 peringkat 1 se Jatim dan peringkat ke 10 se Indonesia, realisasi Pendapatan Daerah Kota Blitar Tahun 2023 masuk peringkat No 3 se Jatim dan No 11 se Indonesia.
Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kota Blitar Tahun 2023 mencapai 100 perseb se Jatim, hanya ada 2 daerah yaitu Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi. Terakhir, Nilai SAKIP Kota Blitar Tahun 2023 sebesar 74,73 masuk Predikat BB selama 7 tahun berturut-turut. “Dan masih banyak prestasi atau penghargaan di bidang lainnya, selama kepemimpinan Pak Santoso,” pungkasnya. (owi/kun)






