Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mengenalkan sistem pelayanan kesehatan di puskesmas serta berbagai aspek yang ada dalam pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto terus menggalakkan program Sabtu Sehat di Puskesmas bersama Anak TK (Santika).
Kali ini, program Santika menyasar siswa-siswi TK Negeri Pembina 1 di Kecamatan Jetis. Program Santika diawali dengan senam bersama program pengenalan pelayanan kesehatan ini berlangsung di Puskesmas Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
“Kegiatan ini kita akan memperkenalkan puskesmas dan semua yang ada di dalamnya, baik petugas maupun pelayanan dan alat-alatnya. Tujuan dari program Santika ini adalah untuk guna mengenalkan profesi serta berbagai alat kesehatan,” ungkap Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, Sabtu (18/5/2024).
Tak hanya itu, lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, nantinya dari program Santika tersebut diharapkan anak-anak tidak takut menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas.
Bupati berlatar belakang seorang dokter ini mengungkapkan bahwa Santika merupakan salah satu cara agar masyarakat khususnya anak usia dini dapat menerapkan pola hidup sehat.
“Supaya nanti kalau periksa tidak takut dengan petugas yang melayani. Nanti selain anak-anak mengenal profesi maka anak-anak akan dikenalkan alat-alat juga, supaya anak-anak nanti mau diperiksa dengan baik. Kita juga memperkenalkan seluruh tenaga kesehatan dan pelayanan puskesmas juga kita memasyarakatkan hidup sehat,” ujarnya.
Di akhir arahannya, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini mengajak seluruh wali murid yang hadir untuk melakukan pengecekan kesehatan mulai dari tinggi badan hingga tekanan darah. [tin/beq]






