Banyuwangi (beritajatim.com) – Duka masih menyelimuti keluarga Elok Rumantini, 34 tahun, beralamat di Gang Belimbing, Kelurahan Lateng, Banyuwangi.
Elok menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Rabu (2/7) lalu. Elok terdata sebagai penjaga kantin di kapal tersebut.
Jenazahnya ditemukan Kamis (3/7) pukul 08.00 WITA kemarin di perairan Jembrana, Bali. Setelah jenazah diserahterimakan ke keluarga, sang ibu lalu memakamkannya pada pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima, Elok meninggalkan dua orang anak. Anak pertama bernama Zulfa Eliza Destafianus, 13 tahun dan Tirsya Ayudia Septafianus, 4 tahun.
Kedua bocah itu kini menjadi yatim piatu sebab ayahnya atau suami Elok pun telah meninggal sekitar setahun lalu.
Orang tua Elok, Hartatik, 55 tahun mengatakan, sepeninggal suaminya Elok selama ini menjadi tulang punggung keluarga. Ia baru sebulan bekerja di kantin KMP Tunu Pratama Jaya.
“Saat itu ada yang nawari kerja di kantin kapal, Elok terus kerja di sana,” kata Hartatik, Jumat (4/7).
Hartatik mengatakan, Elok bekerja selama 6 hari dan sehari libur. Setiap kali kerja kedua anak Elok diasuh oleh Hartatik selaku nenek.
Menurutnya, pada hari Kamis (3/7) waktu bagi Elok untuk libur. Setiap kali libur, Elok selali pulang untuk menemui anak-anaknya.
“Kemarin harusnya pulang. Tapi, dia benar-benar pulang dengan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Hartatik menyebut, pihak keluarga saat itu mendapat kabar meninggalnya Elok sekitar pukul 04.00 WIB. Keluarga saat itu langsung datang ke pelabuhan dan shock setelah mengetahui bahwa kabar tersebut benar terjadi.
“Subuh saya dikabari tetangga katanya Elok meninggal karena kapalnya tenggelam. Kami sekeluarga datang ke pelabuhan dan Elok terdata meninggal duni. Namun saat itu jenazah belum datang. Usai dikirim dari Bali, jenazah dimakamkan jam 10 kamis malam,” imbuhnya.
Saat ini kedua anak Elok sepenuhnya akan dirawat Hartatik. Anak Elok yang pertama bakal masuk SMP dan adiknya masih umur 4 tahun.
“Anaknya nanti tinggal disini semua, saya yang mengurus,” pungkasnya.






